Respons PLN Soal Keluhan Warganet Tagihan Listrik Naik hingga 3 Kali Lipat
Keluhan warganet terkait tagihan listrik PLN yang disebut mengalami lonjakan signifikan pada periode Mei–Juni 2026 mewarnai lini masa media sosial
Ringkasan Berita:
- Warganet mengeluhkan lonjakan tagihan listrik PLN pada Mei–Juni 2026, bahkan ada yang naik hingga hampir tiga kali lipat atau mencapai sekitar Rp 911 ribu dari sebelumnya Rp 200–250 ribu.
- PLN menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik dan menyebut tarif tetap mengacu pada ketetapan Kementerian ESDM untuk periode April–Juni 2026.
- Kenaikan tagihan dijelaskan bisa disebabkan perubahan pola konsumsi listrik seperti cuaca, aktivitas rumah tangga, dan penggunaan alat elektronik yang meningkat.
TRIBUNBEKASI.COM- Keluhan warganet terkait tagihan listrik PLN yang disebut mengalami lonjakan signifikan pada periode Mei–Juni 2026 mewarnai lini masa media sosial.
Sejumlah pelanggan mengaku tagihan listrik pascabayar maupun penggunaan token meningkat drastis, bahkan ada yang mencapai hampir tiga kali lipat dibanding bulan sebelumnya.
Tagihan Warganet Naik hingga Rp 900 Ribu
Salah satu keluhan datang dari pengguna X yang mengaku tagihan listriknya sebelumnya stabil di kisaran Rp 200.000–Rp 250.000 per bulan, namun pada Mei 2026 melonjak menjadi Rp 911.678.
Keluhan lain juga menyebut kenaikan konsumsi listrik sekitar 40 kWh meski penggunaan rumah tangga disebut tidak berubah. Pelanggan listrik prabayar pun mengaku token lebih cepat habis dibanding biasanya.
Penjelasan PLN Soal Tagihan Listrik
Menanggapi hal tersebut, PLN menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik pada periode tersebut.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto menyebut tarif listrik tetap mengacu pada ketetapan pemerintah melalui Kementerian ESDM.
“PLN menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik. Untuk periode April–Juni 2026, tarif listrik tetap dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya,” ujarnya.
Penyebab Tagihan Bisa Naik
PLN menjelaskan kenaikan tagihan yang dirasakan sebagian pelanggan dapat dipengaruhi oleh perubahan pola konsumsi listrik, seperti:
- Perubahan cuaca dan suhu
- Peningkatan aktivitas di rumah
- Penggunaan alat elektronik yang lebih sering
Faktor-faktor tersebut dapat menyebabkan pemakaian kWh meningkat meski tarif tetap.
PLN Imbau Gunakan Aplikasi PLN Mobile
PLN juga mengimbau pelanggan untuk memantau penggunaan listrik melalui aplikasi PLN Mobile.
Melalui fitur riwayat penggunaan atau pembelian token, pelanggan dapat mengecek konsumsi listrik dari bulan ke bulan untuk mengontrol pemakaian energi secara lebih efisien dikutip dari kompas.com
PLN turut mengingatkan masyarakat untuk menggunakan listrik secara bijak dan memastikan instalasi listrik rumah dalam kondisi aman guna menghindari pemborosan daya.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
| Data PLN Berubah-ubah, DPRD Kabupaten Bekasi Endus Potensi Kebocoran Pajak Penerangan Jalan |
|
|---|
| Tarif Listrik per 1 April 2026, Cek Rincian Lengkap untuk Semua Golongan |
|
|---|
| Besok Sudah 1 Maret 2026, Cek Tarif Listrik PLN untuk Tiap Golongan |
|
|---|
| Daftar Tarif Listrik PLN 2–8 Februari 2026, Cek di Sini Harganya |
|
|---|
| Pemerintah Batalkan Diskon Tarif Listrik Bulan Juni-Juli, Diganti Subsidi Upah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Meteran-listrik3.jpg)