Berita Artis
Tak Memihak Ahmad Dhani atau Once, Bimbim Slank: "Royalti Cuma Uang Jajan"
Bimbim Slank menegaskan Slank tak memihak Ahmad Dhani maupun Once Mekel dalam polemik royalti. Ia menyebut royalti hanya “uang jajan”.
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Mohamad Yusuf
TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA — Polemik royalti lagu di industri musik Tanah Air makin ramai setelah muncul dua kubu besar: AKSI yang dipimpin Ahmad Dhani dan VISI yang didukung Once Mekel.
Di tengah panasnya perdebatan itu, grup band legendaris Slank memilih sikap berbeda. Mereka enggan ikut campur.
Drumer Slank, Bimbim, mengaku sudah banyak yang menanyakan soal sikap Slank, apakah akan memihak Ahmad Dhani atau Once. Namun jawaban Bimbim justru membuat suasana mencair.
Baca juga: MIRIS! Terminal Kalijaya Cikarang Telan Anggaran Rp 56 Miliar Mangkrak, Penumpang Terlantar
Baca juga: Maling di Bekasi Bikin Geleng-Geleng, Motor Mertua Dicuri Mantan Menantu
Baca juga: Iming-Iming Gaji Rp 30 Juta, 3 Anak di Bekasi Hampir Dikirim Sindikat TPPO ke Malaysia
“Iya, banyak yang nanya sih. Kok enggak ikutan kubunya Ahmad Dhani? Kok enggak ikutan kubunya Once? Gitu,” kata Bimbim saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (17/9/2025).
Bimbim menegaskan, Slank tidak akan berpihak ke salah satu kubu. Baginya, keduanya sama-sama punya tujuan baik untuk memperbaiki tata kelola musik Indonesia.
“Dua-duanya sama-sama niat baik kalau gue bilang sih. Jadi ya, fight aja lu berdua. Ntar hasilnya pasti yang terbaik,” ucapnya santai.
Royalti Hanya ‘Uang Jajan’
Bimbim mengungkap alasan Slank memilih netral. Menurutnya, royalti dari karya-karya Slank bukanlah pemasukan utama bagi band yang berdiri sejak 1983 itu.
“Royalti ini bagi kami uang kecil sih. Malas gue ikutin gini-ginian. Karena sampai hari ini, royalti itu kita anggapnya, apa, uang jajan ya. Jadi, ngapain kita ributin uang jajan. Bener enggak sih, Bro?” katanya sambil tersenyum.
Karena itu, Slank lebih memilih fokus pada karya dan menyerahkan urusan polemik royalti kepada pihak-pihak yang berseteru.
“Jadi itu lebih, harus, tata kelola musik harus. PR masih banyak di industri musik ini,” lanjut Bimbim.
Meski begitu, Bimbim berharap perdebatan soal royalti bisa menghasilkan aturan yang lebih adil bagi seluruh musisi Indonesia.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp
| Verrell Bramasta Buka Kejuaraan Tinju Bekasi, Ajak Anak Muda Fokus Prestasi |
|
|---|
| Ingin Bantu Korban Bencana Sumatra, Audi Marissa Gagas Ganti Parsel Akhir Tahun Jadi Donasi |
|
|---|
| Usai Oplas Wajah, Denada Operasi Payudara di Thailand Demi Penampilan dan Karier |
|
|---|
| Setahun Menjanda Acha Septriasa Ungkap Alasannya Belum Mau Cari Pasangan |
|
|---|
| Setahun Menjanda, Acha Septriasa Pilih Fokus Karier Ketimbang Menikah Lagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Bimbim-Slank-saat-ditemui-di-Kemang-Jakarta-Selatan.jpg)