Selasa, 21 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Kota Bekasi

Pekerja Lepas Terminal Bekasi Gembira Dapat Pasokan Makanan dari Humanity Food Bus

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bekasi bergerak mengurangi beban pekerja lepas di Terminal Bekasi, dengan cara memberi makanan setiap hari.

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Valentino Verry
warta kota/yolanda putri dewanti
Aksi Cepat Tanggap Bekasi membagikan makanan siap saji kepada pekerja lepas di Terminal Lepas untuk mengurangi beban mereka di masa pandemi virus corona. 

TribunBekasi.com, Bekasi - Aksi Cepat Tanggap Bekasi mendistribusikan ratusan makanan siap santap yang disajikan menggunakan armada kemanusiaan terbaru ACT, yaitu Humanity Food Bus di Terminal Bekasi, Kamis (26/8/21).

Diketahui, Humanity Food Bus ACT memiliki panjang 12 meter dan lebar 2,5 meter.

Baca juga: Perampokan 5 Kilogram Emas di Medan Diduga Kelompok Teroris? Ini Penjelasan Direskrimum Polda Sumut

Selain itu, Humanity Food Bus juga dilengkapi dengan beberapa teknologi tambahan yang mampu menyerap panas yang ada di dalam dapur, bernama Cooker Hood yang didesain khusus hanya untuk Food Bus.

Dapur Humanity Food Bus juga dilengkapi dengan peralatan penunjang memasak lainnya yang memungkinkan para chef memasak di tengah mobil yang sedang berjalan.

Kemampuan armada ini mampu memasak hingga 5.000 porsi makanan.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan makanan siap santap di Terminal Bekasi, Sadikun, mengungkapkan rasa syukurnya telah mendapat makanan dari Humanity Food Bus.

Makanan tersebut menurutnya sangat meringankan beban pengeluarannya, sebab tidak perlu lagi membeli makan siang.

Baca juga: Sasa Selain Pandai Membuat Bumbu Masak, kini Produksi Masker Bermerek Kulinara

"Sehari-hari kerjaan saya kuli panggul, sehari kalau lagi ramai bisa dapat Rp 50.000, tapi pernah juga enggak dapat, kadang juga cuma dapat Rp 5.000,” ucapnya.

“Jadi kalau makan siang sedapatnya saja," imbuhnya.

Pria berusia 56 tahun ini juga mengatakan, selama 10 tahun lebih ia melakoni pekerjaan sebagai kuli panggul di Terminal Bekasi

Namun, selama PPKM ia mengaku penghasilannya tidak menentu karena sepinya penumpang di terminal tersebut.

Tak jarang ia sering mengandalkan dan mengharapkan bantuan sembako yang datang.

Terpisah, penerima bantuan lain, Nana, seorang kondektur bus jurusan Bekasi-Bandung, juga mengeluhkan hal yang sama.

Baca juga: Warga Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19 Pfizer di Mega Bekasi, 1.500 Dosis Habis dalam 2 Jam

Pendapatannya anjlok di masa PPKM ini sebab sepinya penumpang di Terminal Bekasi.

Ia pun bersyukur mendapat sajian makan siang gratis dari Humanity Food Bus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved