Kisah Inspiratif
Keluar dari Pekerjaan dan Memilih Buka Usaha Tanaman Hias di Jatiasih, Eko Raup Puluhan Juta Rupiah
Eko Mardillah, pengusaha tanaman hias di Jatiasih memulai bisnis tanaman hias di masa pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Panji Baskhara
TRIBUNBEKASI.COM, JATIASIH - Berawal dari Hobi, Eko Mardillah memulai bisnis tanaman hias di masa pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu.
Kala itu, Eko Mardillah merasa jenuh dengan pekerjaan di bioskop karena selama Covid-19 gajinya selalu dipotong 50 persen.
Terlebih ia harus menyambung hidup untuk keluarganya dan gaji bekerja di bioskop tidak cukup untuk membayar cicilan rumah dan makan sehari-hari.
Pada Juni 2021, ia mengajukan surat resign ke tempat kerjanya dengan harapan bisa mendapat kerja di tempat lain.
• Sambut HUT RI ke-76 Sudin Pertamanan Hutan Kota Jakarta Pusat Siapkan 15.000 Tanaman Hias
• Terdampak Pandemi Covid-19, Pedagang Tanaman Hias Ini Siasati dengan Cara Live Sale di Instagram
• Sekilas Mirip Kuping Gajah, Berikut Ini Ciri-ciri Tanaman Hias Anthurium Silver Blush
Akibat dampak pandemi Covid-19 ini menyerang semua perusahaan, maka Eko Mardillah kesulitan mencari kerja.
Karena menyadari hobinya ini bisa membuahkan hasil, Eko Mardillah akhirnya nekat membuka usaha.
Kemudian, berjualan tanaman tidak harus menguras tenaga, tidak akan basi dan tentunya banyak waktu dengan anak dan istri.
Eko Mardillah menyiram tanaman di pagi dan sore hari, apabila ada kiriman yang dekat, ia mengantar sendiri.

Tapi diawal karirnya, Eko Mardillah menggunakan mobil pribadi untuk menjual tanaman hias berkeliling mencari tempat keramaian.
Keuntungan dari berjualan menggunakan mobil ia tabung agar bisa membuka tempat usaha.
Plat mobil Eko Mardillah masih berwarna hitam, sehingga buruan dari dua instansi itu harus dihindarkan.
Kalau sampai ia tertangkap, mobil pribadinya bisa ditahan atau diberi sanksi denda.

"Jualan selama satu tahun pakai mobil dan lewat online, akhirnya beberapa bulan lalu bisa bikin tempat sendiri untuk tanaman," kata dia kepada Wartakotalive.com, Rabu (25/8/2021).
Eko Mardillah mengakui, membangun bisnis tanaman dari nol memang tidak mudah.