Jumat, 8 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Karawang

Teh Celli Gelar PTM untuk Murid Kelas VI SD dan SMP Karawang Mulai 14 September

Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, mengizinkan murid kelas VI SD dan SMP menggelar PTM dengan prokes ketat pada 14 September 2021.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
TribunBekasi.com
Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, akhirnya memperbolehkan PTM bagi pelajar berusia 12 tahun ke atas pada 14 September 2021. 

"Karena ketika ada apa-apa dilapangan, ini kan bukan hanya berbicara masalah global kewenangan tetapi kita berbicara kondisi daerah. Jadi tahan dulu jangan dulu," katanya.

Baca juga: Hatta Rajasa Sanjung Pembangunan JTTS yang Menghemat Jarak Tempuh Lampung-Banda Aceh hingga 60 Jam

Sebelumnya, Kegiatan belajar mengajar (KBM) di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat masih daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Olaharga Asep Junaedi, saat dihubungi pada Senin (30/8/2021).

Asep menjelaskan pihaknya masih berpegang teguh pada keputusan tim Satuan Tugas Covid-19 Karawang, bahwa KBM masih dilakukan secara daring hingga 31Agustus 2021.

Meskipun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah memperbolehkan wilayah dengan penerapan PPKM level 3 untuk menggelar belajar tatap muka.

"Dalam Imendagri dituliskan dapat bukan wajib, jadi kami lebih memilih berhati-hati dalam memulai belajat tatap muka," jelas dia.

Dijelaskannya, keputusan itu bisa saja berubah, dengan mempertimbangkan situasi kondisi kasus Covid-19 di seluruh kecamatan di Karawang.

Diberlakukan di zona hijau

Satgas Covid-19 Karawang sendiri menginginkan pelaksanaan belajar tatap muka dapat dilakukan jika seluruh wilayah telah zona hijau.

Akan tetapi, hal itu masih akan kembali dirapatkan kembali.

"Belajar online karena berbagai pertimbangan, Karawang kasusnya mulai landai jangan sampai melonjak lagi ada klaster baru," ungkap dia.

Dia mengungkapkan untuk persiapan belajar tatap muka, sejauh ini sarana dan prasarana sekolah sudah disiapkan.

Mulai dari alat pengukur suhu tubuh atau thermogun, tempat cuci tangan dengan air mengalir, masker, dan menerapan jaga jarak ditiap ruang kelasnya.

"Izin orangtua kalau edarannya jelas akan dibuatkan kembali," imbuh dia.

Dia menambahkan untuk vaksinasi pelajar sudah mencapai 50 persen atau sekitar 53 ribu pelajar yang telah divaksin.

Jumlah murid SMP ada sekitar 85 ribu sedangkan murid kelas 6 SD ada sebanyak 35 ribu.

"Vaksinasi pelajar ini juga jadi pertimbangan untuk dilaksanakannya belajar tatap muka terbatas di Karawang," paparnya. 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved