Berita Bekasi
Selama PTM, Dinas Pendidikan Kota Bekasi Berencana akan Membuka Program Ekstrakulikuler di Sekolah
Dinas Pendidikan Kota Bekasi akan melakukan pengkajian program ekstrakulikuler di sekolah selama PTM di masa pandemi Covid-19.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Panji Baskhara
TRIBUNBEKASI.COM,BEKASI SELATAN - Evaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bekasi dinilai aman.
Seiring rampungnya pengevaluasian, hingga kini belum ditemukan adanya kasus Covid-1i di sekolah selama PTM.
Maka, Dinas Pendidikan Kota Bekasi akan melakukan pengkajian program ekstrakulikuler di sekolah selama PTM di masa pandemi Covid-19.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Krisman Irwandi membenarkan, pihaknya berencana buka pelaksanaan program ekstrakurikuler di sekolah.
Baca juga: Evaluasi PTM di Kota Bekasi, Bagaimana Hasilnya? Berikut Ini Penjelasan Sekretaris Dinas Pendidikan
Baca juga: Presiden Jokowi Rindu Suasana Normal, Hanya Dua Cara Ini Indonesia Bisa Keluar dari Pandemi Covid-19
Baca juga: Dinas Pendidikan DKI tak Mau Gegabah Gelar PTM Tiap Hari, Khawatir Tercipta Kluster Baru
Sebab program ekstrakulikuler merupakan salah satu pengembangan siswa.
"Kemarin kita sudah melakukan rapat bersama unsur terkait, mengenai perencanaan pelaksanaan ekstrakulikuler di setiap sekolah," kata Krisman, Minggu (19/9/2021).
Menurut Krisman pembukaan ekstrakulikuler di Sekolah sangatlah penting sebagai bentuk tumbuh kembang para siswa pelajar di sekolah.
Namun, tentunya hal ini harus dikaji agar ekstrakulikuler berjalan dan protokol kesehatan pun juga berjalan baik.
"Ekstrakurikuler ini merupakan bagian penting dari pada proses pengembangan siswa sekolah, sekaligus sebagai penunjang pembelajaran terhadap bakat dan minat siswa," ujarnya.
Terkait pelaksanaan ekstrakulikuler di Sekolah itu, Dinas Pendidikan Kota Bekasi tengah menyerahkan sepenuhnya ke pihak sekolah.
Hal itu dilakukan, Krisman Irwandi, kata jika memang ekstrakulikuler sangat perlu dilakukan.
Sebab hanya sekolah yang memahami kondisi dan keadaan di lingkungan para siswa.
Namun, ia menekankan jika pun pelaksanaan ekstrakulikuler di Sekolah dilaksanakan. Tentunya harus dibarengi dengan aturan protokol kesehatan secara ketat.
Hal ini dilakukan agar PTM yang sudah berjalan tersebut, tidak lagi ditemukan adanya kasus Covid-19 di kemudian hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/PTM-di-SMPN-2-Kota-Bekasi.jpg)