Berita Bekasi

Belum Sebulan Disidak Pj Bupati Bekasi, Kali Cilemahabang Hitam Lagi

Entah faktor apa, Kali Cilemahabang di Kabupaten Bekasi kembali kotor, padahal sudah dikunjungi Pj Bupati Dani Ramdan.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rangga Baskoro
Warga Karangasih saat menyuci pakaian di Kali Cilemahabang yang bewarna hitam. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI - Belum juga genap sebulan saat Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, mengunjungi Kali Cilemahabang dan menyidak perusahaan yang ditengarai membuang limbah, kondisi kali kini kembali kotor.

Pantauan di lokasi, warna air Kali Cilemahabang kembali hitam pekat, sama seperti pada saat dikunjungi oleh jajaran Gakkumdu Kabupaten Bekasi, Senin (6/9/2021) lalu.

Baca juga: Viral Video Dua Kelompok Pemuda Terlibat Bentrok di Pintu Masuk Kawasan Industri KIIC

Seorang warga bernama Dien (39) mengatakan sebenarnya kondisi air Kali Cilemahabang sempat membaik.

Sehari setelah disidak, warna hitam pekat perlahan berubah menjadi hitam keabu-abuan.

"Terus pas dua hari jadi hijau, besokannya lagi sempat coklat. Tapi warna hijau juga sudah bersih. Habis itu sudah hitam lagi," kata Dien saat ditemui di lokasi, Senin (4/10/2021).

Bedanya, kini volume sampah semakin berkurang setelah dilakukan pengangkutan oleh Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Dinas Lingkungan Hidup DKI Ambil Sampel Air Laut Teluk Jakarta Terkait Temuan Kandungan Paracetamol

Ia juga menyatakan bahwa air bewarna hitam tersebut, sekarang tak lagi berbau.

"Sekarang enggak bau, dulu sempet beberapa hari yang lalu kayak bau oli, karena kan saya sikat gigi, kayak ada bau oli gitu," ungkapnya.

Meski airnya kembali bewarna hitam pekat, warga sekitar tetap mempergunakan air kali untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan menyuci pakaian.

Sebelumnya, Pj Bupati Bekasi mengunjungi warga di Kali Cilemahabang yang bewarna hitam pekat akibat pencemaran limbah pada Senin (6/9/2021) lalu.

Ia pun menelusuri aliran sungai hingga didapati perusahaan yang jadi penyebab sumber pencemaran.

Baca juga: Pemkot Bekasi Segel Lima Bangunan tak Berizin Sepanjang Tahun 2021

Terlihat dari saluran pembuangan bahwa limbah yang dibuang perusahaam tersebut merubah warna air yang tadinya coklat, menjadi hitam pekat.

Seorang warga bernama Dien (39) menjelaskan bahwa pencemaran di Kali Cilemahabang biasanya terjadi saat malam hari.

Bahkan dirinya menyaksikan sendiri ketika air kali yang awalnya bewarna hijau, perlahan berubah menjadi hitam. Kejadian itu biasanya terjadi setelah jam 12 malam

"Itu malam saya liat sendiri, awalnya ya bersih warna hijau, terus airnya surut, lama-lama air warna hitam datang kecampur," ucap Dien saat ditemui di lokasi, Senin (4/10/2021).

Baca juga: Asal Muasal Istilah Kemiskinan Ekstrem, Berikut Ini Penjelasan Lengkap Kepala BPS Kabupaten Karawang

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved