Wisuda ke-16 President University, Pentingnya Ciptakan Lulusan Inovatif, Adaptif dan Kolaboratif

Dari seluruh wisudawan, sebanyak 84 lulusan berhasil meraih gelar Summa Cum Laude, Magna Cum Laude, dan Cum Laude.

Editor: Ichwan Chasani
Dok. President University
President University (PresUniv) melangsungkan wisuda ke-16 bagi para mahasiswanya pada Minggu (17/10/2021) lalu. Prosesi wisuda dipimpin langsung Rektor PresUniv, Prof. Dr. Jony Oktavian Haryanto dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG — President University (PresUniv) melangsungkan wisuda ke-16 bagi para mahasiswanya pada Minggu (17/10/2021) lalu. Ini adalah wisuda online kedua yang diselenggarakan PresUniv.

Prosesi wisuda dipimpin langsung Rektor PresUniv, Prof. Dr. Jony Oktavian Haryanto dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Wisuda kali ini dihadiri seluruh jajaran rektorat, guru besar, dekan, ketua program studi, pengurus Yayasan Pendidikan Universitas Presiden, serta segenap staf dan dosen PresUniv.

Tema wisuda tahun ini adalah “Enhancing Young Professionals’ Resilience in Addressing Challenges during the Global Pandemic”.

Pemilihan tema dilakukan mengingat masih beragamnya tantangan pada masa pandemi Covid-29 dan PresUniv telah melakukan berbagai upaya untuk membekali mahasiswanya agar tetap dapat bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha.

wisuda-18oktb
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberikan sambutan pada wisuda ke-16 President University (PresUniv) pada Minggu (17/10/2021) lalu. Prosesi wisuda dipimpin langsung Rektor PresUniv, Prof. Dr. Jony Oktavian Haryanto dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk kali ini hampir 1.000 Sarjana (S-1) dan Pasca Sarjana (S-2) diwisuda. Dari seluruh wisudawan, sebanyak 84 lulusan berhasil meraih gelar Summa Cum Laude, Magna Cum Laude, dan Cum Laude.

Wisuda kali ini juga bertepatan dengan usia PresUniv yang memasuki tahun ke-20 atau dua dasawarsa.

Inovasi, Adaptasi dan Kolaborasi

Dalam sambutannya, Jony Haryanto mengingatkan bahwa saat ini dunia modern terus bergerak semakin maju dan persaingan menjadi semakin ketat.

Persaingannya bahkan tidak hanya melibatkan sesama manusia, tetapi juga dengan mesin atau robot.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved