Berita Bekasi

Wilayahnya Jadi Langganan Banjir, Warga Perum Taman Narogong Indah Berharap Pemerintah Lebih Peka

Banjir dianggap warga sudah menjadi tradisi yang tak kunjung ada penyelesaian dari Pemerintah Kota Bekasi.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Kondisi Perum Taman Naragong Indah, Kota Bekasi yang terendam banjir dengan ketinggian 70 centimeter, Senin (1/11/2021). 

TRIBUNBEKASI.COM, NAROGONG --- Warga Perum Taman Narogong Indah, Kota Bekasi mengaku telah terbiasa dengan banjir yang selalu dialami setiap tahunnya.

Banjir dianggap warga sudah menjadi tradisi yang tak kunjung ada penyelesaian dari Pemerintah Kota Bekasi.

Salah satu warga RW 21 Narogong, Anes (52) mengatakan sudah menganggap hal lumrah jika memasuki musim penghujan wilayahnya selalu terendam banjir.

Meski banjir ia pun tak bisa berharap banyak, karena ia yakin tak ada solusi yang diberikan.

Baca juga: Banjir di Beberapa Wilayah Akibat Luapan Kali Bekasi Sudah Surut, Warga Diminta Tetap Waspada

Baca juga: Miris, Titik Lokasi Banjir Berpotensi Bertambah, BPBD Karawang Cuma Punya 6 Perahu Karet

"Solusi mah pasti ga ada. Ya buktinya sudah sampai kapan (banjir) terjadi masih begini, Begini aja. Cuma mau bangun waduk ya sampai saat ini kita masih aja banjir," kata Anes ditemui, Senin (1/11/2021).

Menurut Anes, dengan kondisi banjir yang kerap terjadi setiap tahunnya itu cukup mengganggu aktivitas warga sekitar.

Selain kendaraan tidak bisa melintas, beberapa rumah pun juga ikut terendam, begitu juga beberapa toko-toko di sekitar wilayah tersebut.

"Ya kalo terganggu pasti ya. Apalagi kan ini banyak juga warung-warung toko-toko yang ikut terendam.  Jadi pasti mengganggu lah kalo musim penghujan begini," ujarnya.

BERITA VIDEO : HUJAN DERAS, JALAN RAYA BEKASI KM 24 TERGENANG BANJIR

 

Berkaca di tahun 2020 lalu, Anes menyebut lingkungan permukimannya terendam hingga 1 meter.

Sementara banjir yang terjadi pada beberapa minggu ini dianggap Anes masih belum begitu parah jika dibandingkan tahun lalu.

Anes berharap kepada pemerintah agar lebih peka terhadap wilayah yang terdampak banjir.

Karena Anes merasa jika Pemerintah sendiri tidak memiliki kepekaan terhadap kondisi warga yang terdampak banjir.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved