Breaking News:

Berita Nasional

Targetkan Net Zero Emissions di Indonesia, Menkeu Sri Mulyani: Pertamina Punya Tanggung Jawab Besar

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai PT Pertamina Persero dapat menjadi pilar pencapaian nol emisi karbon atau Net Zero Emissions.

Editor: Panji Baskhara
Tribunnews.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai PT Pertamina Persero dapat menjadi pilar pencapaian nol emisi karbon atau Net Zero Emissions. 

TRIBUNBEKASI.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai PT Pertamina Persero dapat menjadi pilar pencapaian nol emisi karbon atau Net Zero Emissions.

Dimana Net Zero Emissions ditargetkan Pemerintah Indonesia pada 2060 atau lebih cepat.

Hal tersebut dikatakan Menkeu saat menjadi pembicara dalam Pertamina Energy Webinar 2021 di Jakarta, Selasa (7/12/2021).

"Sebagai perusahaan energi, Pertamina mempunyai tanggung jawab besar untuk menjadi pilar mencapai net zero emissions," ungkap Menkeu Sri Mulyani.

Baca juga: Menteri Berkinerja Baik, Indikator Politik Indonesia: Tri Rismaharini dan Sri Mulyani Indrawati

Baca juga: Peran Ekonomi Syariah di Indonesia, Menkeu Sri Mulyani: Produk Halal Harus Go Global

Baca juga: Menkeu Disebut Tak Menghargai MPR, Sri Mulyani Ngaku Ada Rapat Internal Presiden yang Harus Dihadiri

Dirinya juga mengatakan, target net zero emissions memakai prinsip keterjangkauan dan adil.

Artinya, penghasil emisi karbon mempunyai tanggung jawab lebih besar dibandingkan lainnya.

Sektor energi mempunyai kontribusi sebagai penurun emisi karbon, dan nomor dua setelah sektor forestry and other land use (FoLU).

Sri Mulyani mengatakan, untuk memenuhi target penurunan emisi sebesar 41 persen pada 2060, sektor FoLU ditargetkan menurunkan emisi sebesar 700 juta ton CO2e dengan biaya Rp90 Triliun.

Sementara, sektor energi dengan kontribusi menurunkan 450 juta ton CO2e membutuhkan dana hingga Rp3.500 Triliun.

"Sangat jauh berbeda. Energi adalah sektor yang very expensive and costly, tapi penting buat rakyat dan penting untuk menurunkan CO2 dengan peran nomor dua setelah FoLU," kata Sri Mulyani.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved