Berita Jakarta

Pengelola TMII Pastikan Tidak Ada Pesta Kembang Api dan Acara Hiburan saat Malam Pergantian Tahun

Adi juga menjelaskan bahwa harga tiket masuk TMII mengalami kenaikan sebesar Rp 5.000, mulai Sabtu (18/12/2021) kemarin.

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dedy
traveltriangle.com
Ilustrasi Perayaan Tahun Baru -- Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, terus berbenah menghadapi lonjakan pengunjung menjelang libur natal dan tahun baru (Nataru), termasuk ancaman varian Omicron yang terdeteksi di Ibu Kota. 

TRIBUNBEKASI.COM --- Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, terus berbenah menghadapi lonjakan pengunjung menjelang libur natal dan tahun baru (Nataru), termasuk ancaman varian Omicron yang terdeteksi di Ibu Kota.

Humas TMII Adi Widodo mengatakan bahwa jelang libur Nataru 2022 dilakukan berbagai persiapan seperti peningkatan pelayanan, kenyamanan, dan keamanan untuk para pengunjung saat berwisata ke TMII.

"Sekarang ini sedang dilaksanakan kegiatan persiapan jelang Nataru untuk meningkatkan pelayanan, kenyamanan dan keamanan berlibur di TMII. Khusus untuk pengamanan bekerjasama dengan aparat Kepolisian telah dibangun pos pelayanan terpadu, yang juga didukung oleh TNI, Satpol PP dan Dishub," ucap Adi kepada Wartakotalive.com belum lama ini.

Tak hanya itu, kata Adi, aplikasi PeduliLindungi juga diharapkan sudah siap di handphone masing-masing pengunjung untuk menunjukkan bukti vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Mudik di Momen Libur Natal dan Tahun Baru, Tercatat Ada 6.407 Warga Meninggalkan Kota Bekasi

Baca juga: Alun-alun Ditutup, Pemerintah Kabupaten Karawang Juga Melarang Warganya Gelar Perayaan Tahun Baru

"Aplikasi PeduliLindungi sudah aktif di handphone masing-masing dan perlu juga dipersiapkan sertifikat vaksin yang disimpan di Handphone untuk jaga-jaga. Petugas TMII akan menerapkan skrinning secara ketat kepada pengunjung terhadap pematuhan protokol kesehatan, baik di pintu masuk maupun yang sudah ada di area TMII," jelas Adi.

Ia juga mengingatkan bagi para pengunjung yang akan berlibur ke TMII untuk memperhatikan kembali penerapan Ganjil-genap (Gage) di Ibu Kota.

"Penerapan Gage di hari Jumat-Minggu perlu diperhatikan masyarakat yang ingin berkunjung ke TMII dan upayakan datang sebelum jam 12.00 WIB agar tidak terkena gage," ucapnya.

BERITA VIDEO : WALI KOTA BEKASI AKAN TERAPKAN SIKM SAAT LIBUR NATARU

Selain itu, pengelola TMII juga selalu memberikan imbauan melalui speaker atau pengeras suara guna mengingatkan para pengunjung agar tidak lengah dan tetap patuh terhadap protokol kesehatan.

"Himbauan melalui speaker yang terpasang menjangkau seluruh areal tmii akan selalu dikumandangan, selain petugas Covid-19 yang di bentuk melaksanakan patroli secara berkala," ungkapnya.

Adapun untuk jam operasional TMII yakni mulai buka pukul 06.00 - 18.00 WIB, dengan kapasitas pengunjung 75 persen.

"Untuk jam pelayanan, TMII buka mulai pukul 06.00 - 18.00 WIB. Saat ini Jakarta level 1 hingga TMII diijinkan menerima kunjungan 75 persen dari kapasitas normal 60 ribu, jadi 45 ribu kuota yang diijinkan," jelasnya.

Kendati demikian, kata Adi, untuk mencapai jumlah tersebut cukup sulit, mengingat jumlah kunjungan tertinggi di masa PPKM ini baru 12.500 ribu di hari Minggu.

Tak hanya itu, untuk Nataru tahun ini juga sesuai dengan instruksi pemerintah, TMII tidak mengelar kegiatan hiburan, baik musik maupun pesta kembang api seperti tahun sebelum pandemi Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved