Breaking News:

Berita Karawang

DP3A Karawang Beberkan Tren Kasus Kekerasan Seksual Anak Menurun

Tahun 2020, kasus kekerasan seksual terhadap anak di wilayah Karawang sebanyak 45 kasus. Sementara untuk di tahun 2021, menurun menjadi 28 kasus.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
Wartakotalive.com
Ilustrasi kekerasan seksual pada anak. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Karawang mencatat angka kasus kekerasan seksual terhadap anak mengalami penurunan sepanjang 2021.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak DP3A Karawang, Hesti Rahayu, pada Jumat (7/1/2022).

Hesti menjelaskan sepanjang tahun 2020 kasus kekerasan seksual terhadap anak di wilayah Karawang sebanyak 45 kasus. Sementara untuk di tahun 2021, menurun menjadi 28 kasus.

"Kekerasan seksual terhadap anak di Karawang sepanjang tahun 2020 terbilang cukup tinggi sebanyak 45, sementara di tahun 2021 terjadi 28 kasus, jadi menunjukkan adanya penurunan," ujarnya.

Baca juga: Perankan Mahasiswa Pelaku Pelecehan di Film Terbarunya, Sani Fahreza Siap Dibenci Penonton

Baca juga: Setahun 82 Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak, Kota Bekasi Tak Lagi Ramah Anak

Dia menyebut dari kasus itu, hampir secara keseluruhan sudah berhasil diungkap.

Namun ada beberapa kasus prosesnya masih berjalan. "Tapi, insha Allah ditahun ini berhasil diungkap," ungkapnya.

Ia mengklaim, tren penurunan kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah usia karena adanya Satgas P2TP2A ditingkat kecamatan yang ada di Karawang.

Termasuk, program forum anak yang membantu dalam mencegah kasus kekerasan seksual terhadap anak.

"Kalau kita melihat data perbandingan dalam kurun waktu 2020 sampai 2021 dari upaya pencegahan yang kita lakukan secara massif cukup berhasil dalam menekan kasus," imbuhnya

Baca juga: Waspada, Angka Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Kota Bekasi Meningkat

Baca juga: Oknum Perawat Pelaku Pelecehan Belum Ditangkap, Polisi Masih Kumpulkan Bukti

Selain itu, kata Hesti, penurunan kasus terjadi karena adanya program sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual ke setiap sekolah dan tokoh masyarakat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved