Breaking News:

KPK OTT Pepen

Gantikan Rahmat Effendi, Tri Adhianto Tjahyono Resmi Jadi Plt Wali Kota Bekasi, Kang Emil Jadi Saksi

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil alias Kang Emil jadi saksi pengukuhan Tri Adhianto Tjahyono sebagai Plt Wali Kota Bekasi gantikan Rahmat Effendi.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Panji Baskhara
Istimewa
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyerahkan dokumen pengukuhan Tri Adhianto sebagai Plt Wali Kota Bekasi, di Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat, Jumat (7/1/2021). 

TRIBUNBEKASI.COM - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersangka kasus suap pengadaan barang dan lelang jabatan.

Lantaran kini jabatan Wali Kota Bekasi kosong, maka Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono resmi menjabat sebagai Plt Wali Kota Bekasi.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil alias Kang Emil menjadi saksi pengukuhan Tri Adhianto Tjahyono sebagai Plt Wali Kota Bekasi, gantikan Rahmat Effendi yang akrab disapa Pepen tersebut.

Pengukuhan Tri Adhianto sebagai Plt Wali Kota Bekasi ini dilakukan dikediaman Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada Jumat (7/1/2021).

Baca juga: Sah! Tri Adhianto Resmi Jadi Plt Wali Kota BekasiĀ 

Baca juga: Siapkan Pengacara, Politisi Partai Golkar Ini Sebut Tetap Menunggu Keputusan Keluarga Rahmat Effendi

Baca juga: Wakil Wali Kota Bekasi Ungkap Komunikasi Terakhirnya Sebelum Rahmat Effendi Terjaring OTT KPK

Di kesempatan itu Ridwan Kamil menyampaikan proses pengukuhan yang dilaksanakan.

Mengingat pelayanan kepemerintahan harus tetap berjalan kondusif, tak boleh dalam keadaan kosong, agar dapat dipertanggung jawabkan.

"Jadi hari ini Pak Wakil dipanggil ke Bandung karena kami tadi menyerahkan surat pengangkatan beliau sebagai Plt Wali Kota Bekasi," kata Ridwan Kamil, Jumat (7/1/2022).

Dengan pengukuhan ini, Tri Adhianto yang semula menjadi Wakil Wali Kota, maka setelah ini telah menjadi Plt Wali Kota Bekasi.

Maka saat ini Tri Adhianto bisa melakukan pelayanan publik, menandatangani dokumen, dan hal yang bersifat hukum karena tidak boleh ada kekosongan hukum.

Penyerahan surat penugasan juga sebagai tindak lanjut dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang meminta Pemprov Jabar segera merapihkan secara administratif kepemerintahan Jabar.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved