Breaking News:

Berita Kriminal

Satu Lagi Tersangka Pengeroyokan dan Perampokan Keluarga di Cipinang Melayu Dibekuk

Tersangka VG diduga memukul bagian pelipis korban perempuan (menantu Titi) menggunakan bata sampai memar.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Titi Suherti (48), salah satu korban pengeroyokan puluhan pemuda, memberikan kesaksian di Polsek Makasar, Selasa (4/1/2021). 

TRIBUNBEKASI.COM — Satu lagi tersangka pelaku pengeroyokan dan perampokan terhadap keluarga warga RW 03 Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur diringkus polisi.

Kanit Reskrim Polsek Makasar Iptu Mochamad Zen mengatakan pihaknya kembali mengamankan satu lagi pelaku pengeroyokan dan perampokan.

Pelaku berinisial VG tersebut ditangkap pada Sabtu (8/1/2022) sekira pukul 21.00 WIB di satu kantor di wilayah Cipinang Melayu.

Sebelumnya VG sempat terlibat pengeroyokan dan perampokan keluarga Titi Suherti (48) pada Sabtu (1/1/2022) sekira pukul 03.00 WIB. Insiden itu dipicu senggolan motor.

Baca juga: Sempat Ancam Akan Bunuh Satu Keluarga, Jagoan Kampung Tak Berkutik Saat Dibekuk Polisi

Baca juga: Tinggal Tangkap, Identitas Para Pelaku Penyerangan Satu Keluarga di Makasar Sudah Diketahui Polisi

"Ditangkap saat pelaku sedang bekerja sebagai satpam. Ketika saya dan anggota tiba pelaku sempat mau kabur, tapi bisa diamankan," kata Zen dikonfirmasi Minggu (9/1/2022).

Dalam peristiwa perampokan itu VG diduga memukul bagian pelipis korban perempuan (menantu Titi) menggunakan bata sampai memar.

Saat ini, VG diamankan di Polsek Makasar bersama tiga tersangka lainnya, yakni AE (53), VO (23), dan AA (20) yang lebih dulu diringkus dan jadi tersangka.

Para tersangka disangkakan pasal 365 KUHP tentang Pencurian Disertai Kekerasan, 170 KUHP tentang Pengeroyokan, dan 351 tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Baca juga: Ingin Melerai Keributan, Anggota Polairud Malah Jadi Korban Pengeroyokan di Tanjung Priok

Sementara tersangka lain pria berinisial LN, AT, dan AG sudah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Sebelumnya diberitakan, satu keluarga di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur diserbu sejumlah pria.

Pria tersebut memukuli anggota keluarga dan menjarah sejumlah harta benda mulai dari BPKB, empat gitar, satu ukulele, satu TV, dan celengan berisi uang sekitar Rp 3 juta.

Usut punya usut penjarahan bermula dari salah satu tersangka yang berkonflik dengan dua anak Titi usai bersenggolan motor di jalan. Tak terima dengan insiden itu pelaku VO membawa teman-temannya untuk menyerbu rumah Titi.

Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved