Breaking News:

Berita Bekasi

Sepanjang 700 Meter Kondisi Tanggul Sungai Citarum Retak, Sadih Khawatir Keselamatan Ratusan Warga

"Sekarang tanah tanggul Citarum sudah mulai bergeser ke pemukiman warga. Tidak menutup kemungkinan akan longsor lagi,

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Tiga rumah yang hancur akibat longsornya tanggul Sungai Citarum di RT 005/03, Kampung Tapak Serang, Desa Lenggahjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. 

TRIBUNBEKASI.COM, CABANGBUNGIN --- Titik kritis di tanggul Sungai Citarum yang terletak di RT 005/03, Kampung Tapak Serang, Desa Lenggahjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, semakin memprihatinkan.

Sebelum insiden tiga rumah hancur akibat tertimpa longsoran tanggul pada Selasa (11/1/2022) lalu, titik kritis tanggul bahkan telah muncul sepanjang 700 meter.

Kini pondasi tanah bahkan semakin bergeser ke permukiman warga.

"Sekarang tanah tanggul Citarum sudah mulai bergeser ke pemukiman warga. Tidak menutup kemungkinan akan longsor lagi, karena sepanjang 700 meter sudah retak-retak, jadi tidak ada penahanan lagi," kata Camat Cabangbungin Asep Bukhori, saat dikonfirmasi, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Cerita Kasum Selamatkan Istri Anak saat Tanggul Sungai Citarum Longsor: Rasakan Getaran Mengerikan

Baca juga: 55 Ribu Penduduk di Kecamatan Cabangbungin Terancam Kebanjiran Akibat Tanggul Sungai Citarum Jebol

Saat ini, dirinya bersama BPBD Kabupaten Bekasi sudah membuat pos untuk pemantauan air dan tenda pengungsian, termasuk menyiapkan logistik.

Ia berharap ada upaya dari pemerintah pusat untuk segera melakukan perbaikan, agar tidak jebol.

"Saya sudah menghimbau secara lisan agar segera melakukan evakuasi di kecamatan, karena memang sudah disiapkan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Lenggah Jaya, Sadih M Farhan menuturkan longsor terjadi karena terdapat pengerjaan dari BBWS Citarum, ditambah dengan adanya curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir.

BERITA VIDEO : SEKOLAH DI KARAWANG AMBRUK

Sadih mengkhawatirkan keselamatan warganya yang lain dikarenakan terdapat ratusan jiwa yang tinggal di 48 rumah sepanjang 700 meter tanggul yang kritis.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved