Berita Bekasi

Disdik Kota Bekasi Bakal Berlakukan Kembali Belajar Online Jika Kasus Covid-19 Meningkat Drastis

Diungkapkan oleh Tanti dari 4.013 kasus aktif itu, tersebar di 56 kelurahan yang ada di kota Bekasi.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
shutterstock Travelpixs via Kompas.com
Foto Ilustrasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring --- Pihak Dinas Pendidikan Kota Bekasi akan mempertimbangkan pemberlakuan pembelajaran jarak jauh (PJJ) ketika kasus Covid-19 di Kota Bekasi terus mengalami kenaikan. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN --- Pihak Dinas Pendidikan Kota Bekasi akan mempertimbangkan pemberlakuan pembelajaran jarak jauh (PJJ) ketika kasus Covid-19 di Kota Bekasi terus mengalami kenaikan.

"Pasti kita akan evaluasi lagi, tentu jika kasus terus melonjak kita akan kembali terapkan PJJ," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, Senin (31/1/2022).

Namun, diungkapkan oleh Inayatullah, jika penerapan PJJ nantinya akan diserahkan kepada kepala daerah yang akan memutuskan.

Sebab, Dinas Pendidikan hanya melaksanakan apa yang telah tetapkan oleh Pemerintah Daerah.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi Naik Sentuh Angka 1.711 Kasus, Satgas Klaim Akibat Libur Nataru

Baca juga: PTM di Kota Bekasi Masih Tetap Berjalan Meski Puluhan Siswa SD SMP Terpapar Covid-19, Ini Alasannya

"Tapi, nanti tergantung kepada pemerintah daerah lagi, kepala daerahnya gimana putusannya, kalo kita kan hanya melaksanakan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan berdasarkan catatan Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Transformasi Pemulihan Ekonomi Kota Bekasi beberapa pekan terakhir kasus Covid-19 terus mengalami kenaikan.

"Hingga Minggu, 30 Januari 2022 kemarin, tercatat terdapat 4.013 kasus aktif Covid-19," kata Tanti Rohilawati, Senin (31/1/2022).

Diungkapkan oleh Tanti dari 4.013 kasus aktif itu, tersebar di 56 kelurahan yang ada di kota Bekasi.

BERITA VIDEO : KETUA RT 08 PANIK BEGITU TAHU WARGA RT 10 POSITIF OMICRON

Dimana kasus terbanyak di Kelurahan Pekayon Jaya dengan jumlah 165 kasus, disusul oleh dua kelurahan Jati Makmur sebanyak 162 kasus dan kelurahan Pejuang 157 kasus.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan, lonjakan kasus baru Covid-19 terjadi pada Selasa (25/1) dimana tercatat ada 388 kasus baru, pada Rabu (26/1) ditemukan 436 kasus baru, Kamis (27/1) ditemukan 492 kasus baru.

Kenaikan pun terus melonjak selama tiga hari mulai Jumat (28/1), Sabtu (29/1) dan Minggu (30/1) dimana tercatat Dalam tiga hari itu ada 2.222 kasus baru.

"Selama tiga hari kemarin, ada peningkatan kasus baru. Dimana pada Jumat ada 363 kasus baru, Sabtu ada 689 kasus baru dan Minggu ada 897 kasus baru," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan pemberlakuan pembelajaran jarak jauh (PJJ) ketika kasus Covid-19 di Kota Bekasi terus mengalami kenaikan. . (TribunBekasi.com/Joko Supriyanto)

Berdasarkan data kasus tersebut, diungkapkan oleh Tanti, mayoritas pasien terpantau dalam kondisi tidak bergejala.

Sementara sisanya yang bergejala menjalankan isolasi di rumah sakit.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved