Berita Bekasi
Tempat Penampungan di Jatisampurna Saksi Bisu Belasan Pekerja Migran Indonesia Terlantar di Turki
Para PMI ini sempat ditampung oleh agensi di Griya Sempurna, Jatisampurna, Kota Bekasi, sebelum akhirnya diberangkatkan ke luar negeri,
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN --- Beberapa waktu lalu beredar video viral mengenai Pekerja Migran Indonesia (PMI) terdampar di Turki setelah dijanjikan oleh agensi untuk dipekerjakan di Polandia.
Bukan pekerjaan yang didapat justru kini belasan PMI tersebut terkantung-katung tanpa kejelasan.
Dalam video yang beredar itu, setidaknya ada 16 Warga Negara Indonesia (WNI) yang terlihat tengah duduk, mereka melontarkan keluhan setelah tidak ada kejelasan terkait pekerja mereka.
"Katanya mau ke Polandia, tapi nyatanya zonk. Katanya kemarin diberi waktu tiga bulan ke Polandia, tapi ini sudah lebih. Kami tidak bekerja di sini, sepeser pun kami tidak pegang uang," kata seorang pria dalam video tersebut.
Baca juga: IBA Buka Layanan Pengaduan Pekerja Migran di Karawang, Siap Berikan Pendampingan dan Bantuan Hukum
Baca juga: Lewat ILM 2022, Pemerintah Perluas Kesempatan Pekerja Migran Bekerja di Abu Dhabi
Bahkan dalam informasi yang diberikan dalam video itu.
Para PMI ini sempat ditampung oleh agensi di Griya Sempurna, Jatisampurna, Kota Bekasi, sebelum akhirnya diberangkatkan ke luar negeri, dengan dijanjikan pekerjaan.
TribunBekasi.com sempat mendatangi Griya Sempurna yang diduga sempat dijadikan sebagai tempat penampungan PMI itu.
Hanya saja saat di lokasi, kondisinya tampak sepi.
BERITA VIDEO : VAKSINASI COVID-19 UNTUK PEKERJA HIBURAN MALAM
Ada tiga bangunan dua diantaranya bertuliskan Griya Sempurna, dimana tempat itu merupakan seperti kontrakan yang di sewakan.
Sedangkan satu bangunan lain terlihat sudah tidak berpenghuni.
Ketua RW, RT 4/8 Jatiranggon, Jatisampurna, Kota Bekasi, Endang enggan bercerita banyak.
Sebab ia mengaku baru menjabat beberapa tahun ini.
Namun, yang ia tahu sebelum dirinya menjabat memang sempat ada tempat penampungan tenaga kerja.
"Dulu memang pernah ada, saya kurang tahu itu kantornya atau apa, tapi memang ada," kata Endang.