Berita Bekasi

Antisipasi Arus Urbanisasi, Plt Wali Kota Bekasi Minta Pengurus RT/RW Aktif Data Warga Pendatang

Pendataan penghuni baru diharapkan juga dilakukan dengan sosialisasi mengenai ketaatan mengenai administrasi kependudukan (adminduk).

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Mengantisipasi arus urbanisasi, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta kepada perangkat RT dan RW untuk aktif mendata penghuni baru yang datang pasca Lebaran 2022. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI --- Arus urbanisasi atau perpindahan masyarakat dari desa ke kota selalu muncul pasca Hari Raya Idul Fitri.

Ribuan orang dari desa mendatangi kota-kota besar untuk merubah nasib dengan cara mencari pekerjaan.

Mengantisipasi arus urbanisasi, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta kepada perangkat RT dan RW untuk aktif mendata penghuni baru yang datang pasca Lebaran 2022.

"Dan pemerintah tentunya terus melakukan pemantauan karena kita memiliki pamor-pamor orang-orang yang kita tempatkan di setiap RW yang ada, sehingga kordinasinya akan bisa lebih optimal," kata Tri saat dikonfirmasi, Selasa (3/5/2022).

Baca juga: Masih Banyak yang Mudik di Hari Kedua Lebaran, Terminal Bekasi dan Tol Jakarta Cikampek Padat

Baca juga: Kisah Jejen Layani Pijat Gratis di Posko Mudik Karawang, Tiap Hari Ada 10 Pemudik, Mengaku Ikhlas

Pendataan penghuni baru diharapkan juga dilakukan dengan sosialisasi mengenai ketaatan mengenai administrasi kependudukan (adminduk).

"Termasuk di dalamnya kita optimalkan Babinkamtibnas dengan Babinsa untuk melakukan pembinaan serta sosialisasi," tuturnya.

Koordinasi juga diharapkan pria yang akrab disapa Mas Tri ini, terjalin antara pengurus RT/RW dengan aparatur di tingkat kelurahan dan kecamatan.

"Bahwa warga masyarakat nanti yang hadir 1x24 jam diharapkan untuk melaporkan diri ke aparat pemerintah mulai dari yang terkecil dari RT/RW, kemudian sampai di kelurahan kecamatan ke aparat pemerintah sampai kelurahan dan kecamatan," ungkap Tri.

BERITA VIDEO : H+2 PO BUS DI TERMINAL BEKASI BERANGKATKAN 2.679 PENUMPANG

Tri mengimbau bagi kaum urban agar memiliki skil tersendiri mana kala memutuskan untuk mengadu nasib di Kota Bekasi.

"Orang yang kemudian akan mengais rejeki ya mereka juga ingin ikut berkontribusi, membangun Kota Bekasi. Sehingga nantinya mereka menjadi orang-orang yang produktif. Harus punya skil dan kemampuan," katanya. 

Mudik lokal

Masih banyak masyarakat yang melakukan mobilitas pada Lebaran hari kedua ini, Selasa (3/5/2022). 

Berdasarkan laporan dari posko pelayanan kesehatan di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, sebanyak 104.148 kendaraan melintas di Jalan Raya Pantura.

"Update penghitungan dari pukul 00.00 hingga 15.00 WIB, sebanyak 104.148 kendataan terpantau melintas di Jalan Raya Pantura, Kabupaten Bekasi," kata Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, Kompol Arga Dija Putra saat dikonfirmasi.

Arga merinci, jumlah kendaraan roda dua yang melintas di hari ini sebanyak 80.887 unit, 20.569 mobil, 1.894 angkutan barang dan 798 bus.

Jumlah tersebut naik bila dibandingkan pada hari pertama Lebaran, Senin (2/5/2022), di mana jumlah kendaraan yang melintas sebanyak 115.042 kendaraan dengan rincian, 102.600 motor, 9.900 mobil, 1.790 angkutan barang dan 752 bus.

Kasat menjelaskan bahwa mayoritas kendaraan yang melakukan mobilitas di Jalan Raya Pantura merupakan pemudik lokal yang mengunjungi keluarganya di seputar Kabupaten Bekasi.

"Didominasi oleh pemudik lokal. Ada juga beberapa yang memang pemudik jarak dekat menuju ke Jawa Barat," tuturnya.

Pihaknya memprediksi arus balik di Jalan Raya Pantura yang menuju ke Kabupaten Bekasi baru akan terpantau pada Rabu (4/5/2022) esok hari

Arga mengimbau bagi pengendara untuk tetap berhati-hati saat berkendara demi menjaga keamanan dan keselamatan selama di perjalanan. 
 


 
 
 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved