Piala AFF U19
Pelatih Shin Tae-yong Tetap Akan Analisa Permainan Skuad Brunei Meski Kalah 0-7 Lawan Myanmar
Namun Shin Tae-yong mengaku penyelesaian akhir tidak bisa diubah secara instan, oleh karena itu perlu dibangun sejak sedini mungkin.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
Kedua tim saling menciptakan beberapa, namun belum berhasil membobol gawang lawan.
Menariknya, tiang gawang berperan krusial dalam mecegah gawang kedua tim kebobolan.
Dalam laga ini pasukan Garuda didukung sekitar 30.000 suporter, yang secara langsung datang mendukung skuad Garuda Nusantara di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.
Lini pertahanan
Meski pun beberapa peluang tercipta, namun mayoritas pertarungan justru terjadi di lapangan tengah. Hal ini menunjukkan kedua tim sama-sama memiliki lini pertahanan yang bail dalam laga ini
Pasukan asuhan pelatih Shin Tae-Yong terlihat cukup kesulitan menghadapi pertahan Vietnam yang begitu disiplin.
Namun pertahan skuad Garuda Nusantara juga patut diacungi jempol, setelah berhasil menggagalkan sejumlah peluang yang diciptakan tim Vietnam.
Pertandingan berjalan semakin sengit di babak kedua. Bahkan bek Indonesia, Muhammad Ferrari, harus ditarik keluar lapangan karena mengalami cedera hamstring di awal babak kedua.
Mistar gawang
Tercatat dia kali bola membentur mistar gawang, sehingga tak ada gol yang tercipta.
Pertama, di menit 43 Nguyen Dinh Bac melepaskan tembakan keras yang membentur mistar gawang. Padahal ketika itu kiper Indonesia, Cahya Supriadi, sudah mati langkah.
Dan penyelamatan kedua yang dilakukan mistar gawang terjadi di menit 86, menggagalkan tembakan Marselino Ferdinan.
Menyadari bertanding di bawah tekanan, sejumlah pemain Vietnam mencoba mengulur waktu dengan cara terjatuh setelah bersenggolan dengan bek Indonesia.
Bahkan, wasit Razian Jorfri Ali asal Malaysia memutuskan untuk memberi tambahan waktu 7 menit di akhir babak 2, karena begitu seringnya pertandingan berhenti.
Riuh-rendah