Piala AFF U19

Pelatih Shin Tae-yong Tetap Akan Analisa Permainan Skuad Brunei Meski Kalah 0-7 Lawan Myanmar 

Namun Shin Tae-yong mengaku penyelesaian akhir tidak bisa diubah secara instan, oleh karena itu perlu dibangun sejak sedini mungkin.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Pemain Timnas U-19 tengah melakukan latihan di Kota Bekasi jelang pertandingan Piala AFF U-19 melawan Brunei. Minggu (3/7/2022). 

Suasana di dalam Stadion Patriot Candrabhaga pada Sabtu (2/7) malam riuh rendah dengan suara para suporter yang menyanyikan lagu-lagu nasional.

Para penonton, yang tentu saja mayoritas pendukung Indonesia, menyerukan yel-yel penyemangat bagi skuad Garuda Nusantara. Stadion Patriot Candrabhaga seperti bergetar.

Sebagaimana dilaporkan reporter Tribunnews dari tribun untuk media peliput pertandingan ini, kebanyakan suporter mengenakan baju merah, atau jersey Timnas Indonesia.

Padahal malam ini Vietnam yang menjadi "tuan rumah", sehingga skuad Indonesia memakai jersey pertandingan tandang putih-hijau.

Namun warna di tribun selatan Stadion Patriot justru didominasi warna hitam. Mereka bukan pendukung Vietnam, meskipun kostumnya seperti warna seragam Viet Cong di masa Perang Vietnam pada tahun 1955-1975. Mereka adalah Ultras Garuda yang memang memiliki ciri khas kostum hitam-hitam.

Sementara di seberangnya, alias di tribun utara, adalah zona untuk La Grande Indonesia yang memilih warna merah sebagai ciri khas mereka.

Kedua kelompok ini adalah suporter fanatik Timnas Indonesia, dan malam ini mereka kompak menyanyikan yel-yel penyemangat.

Sementara suporter Indonesia yang tidak berafiliasi dengan kedua kelompok itu memenuhi tribun sisi Barat dan Timur Stadion Patriot Candrabhaga.

Para suporter Indonesia yang datang malam ini, untuk menyaksikan Marselino Ferdinan dan kawan-kawan berjuang, meskipun berasal dari berbagai kelompok tapi dipersatukan oleh semangat bangsa Indonesia

Rasa nasionalisme para suporter itu bahkan terasa semakin kental saat lagu Indonesia Raya berkumandang. Bikin merinding.

Rombongan Ultras La Grande turut membuat koregrafi yang bertuliskan "1945" dengan perpaduan warna merah-putih.

Tak berselang lama, wasit pun meniup peluit panjang tanda pertandingan dimulai.

"Garuda di Dadaku, Garuda kebanggaanku, ku yakin hari ini pasti menang," nyanyi ribuan suporter mengiringi jalannya pertandingan yang baru saja dimulai.

(Laporan Wartawan TribunBekasi.com, Joko Supriyanto/Jos/Rangga Baskoro/Abs)


 


 
 
 
 
 
 
 
 
 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved