Piala AFF U19

Cahya Supriadi Kiper Timnas Indonesia U-19 Kelahiran Karawang yang Bikin Bangga

Pemain asal Desa Cikampek Pusaka, Kecamatan Cikampek ini pun bertekad untuk memberikan yang terbaik dalam mempertahankan gelar juara Piala AFF U-19.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews.com/Abdul Majid
Penjaga gawang Timnas Indonesia U-19, Cahyadi Supriadi saat menghadiri konferensi pers setelah laga kontra Thailand U-19 bersama Shin Tae-yong di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (6/7/2022). 

Kiper kelahiran Karawang, 11 Februari 2003 ini dinyatakan positif Covid-19 bersama 6 punggawa timnas lainnya yakni Ronaldo Kwateh, Braif Fatari, Muhammad Ferari, Irfan Jauhari, Ahmad Figo dan Taufik Hidayat.

Baca juga: Sering Ada Event-event Internasional Seperti Formula E, Anies Klaim Jakarta Sandang Kota Global

Baca juga: Antusiasme Tinggi, Kejari Karawang Resmikan Rumah Restorative Justice Kedua di Desa Kutapohaci

Meski demikian, ia tak terlalu larut dalam kekecewaan. Selama menjalani isolasi, Cahya tetap menjaga kondisi tubuhnya agar tetap fit dan tidak ketinggalan program latihan saat kembali bergabung dengan klubnya yakni Persija Jakarta di level elite pro.

"Alhamdulillah sekarang sudah negatif. Sudah bisa jalani aktivitas seperti biasa," katanya.

Walaupun gagal berlaga di AFF U-23, dia menargetkan dapat tampil di Piala Dunia U-20 pada 2023 nanti.

"Saya tidak akan sia-siakan kesempatan ini. Saya terus bekerja keras dan berlatih agar bisa kembali dipanggil Timnas," ujar Cahya.

Pemanggilan Cahya ke Timnas U-23 merupakan sebuah kejutan. Talenta asal Kecamatan Cikampek ini mampu membuat Shin Tae Yong memilihnya.

Padahal, Cahya baru berusia 18 tahun dan menjadi kiper yang paling muda dibandingkan dengan kiper Timnas U-23 yang lain yakni Muhammad Riyandi yang berusia 22 tahun.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved