Berita Bekasi

Disperindag Kota Bekasi Masih Tunggu Instruksi Terkait Distribusi Minyak Goreng Kita 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Bekasi Tedi Hafni mengatakan bahwa program tersebut masih dalam tahap proses sosialisa

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
Kompas Images
Ilustrasi - Pedagang mengemas minyak goreng curah. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi hingga kini masih menunggu instruksi terkait pendistribusian minyak goreng curah kemasan Minyakita yang merupakan program Pemerintah Pusat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Bekasi Tedi Hafni mengatakan bahwa program tersebut masih dalam tahap proses sosialisasi. 

Bahkan, hari Senin (11/7/2022) ini pihaknya juga masih akan menggelar rapat teknis dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Perdagangan untuk membahas terkait minyak goreng curah kemasan MinyakKita itu.

"Itu masih dalam proses ya, masih sosialisasi, bahkan siang ini ada sosialisasi dari kementerian dan Provinsi juga. Jadi kita juga belum bisa memberikan ini, karena secara kontribusi langsung belum ya, karena masih sosialisasi aja," kata Tedi Hafni, Senin (11/7/2022).

Seperti diketahui jika, Kementerian Perdagangan mulai memasarkan 10.000 liter minyak goreng curah kemasan Minyakita ke seluruh Indonesia.

Baca juga: Diduga Selewengkan Dana Kompensasi Korban Lion Air, Pendiri ACT Ahyudin Kembali Diperiksa Bareskrim

Baca juga: Akui Jadi Pengagum Sule, Kak Seto Siap Bantu Solusi Masalah Nathalie Holscher dan Putri Delina 

Hal ini untuk menekan harga minyak goreng curah di pasaran yang masih tinggi. Namun, di Kota Bekasi program tersebut masih dalam tahap sosialisasi.

"Makanya kita juga masih menunggu detainya seperti apa. Kalo untuk program dari pemerintah kemarin belum ada, masih tahapan sosialisasi intinya gitu," katanya.

Terkait kebutuhan minyak goreng di Kota Bekasi, Tedi memastikan jika saat ini masih terpantau normal. Bahkan beberapa harga minyak goreng pun juga mulai turun, berbeda jauh dengan beberapa bulan lalu.

"Tapi yang jelas kebutuhan minyak di Kota bekasi masih terpenuhi, tapi kalo untuk program pemerintah itu masih tahap sosialisasi," ujarnya.

Tedi mengaku belum dapat menjelaskan bagaimana teknis penjualan MinyakKita yang menjadi program pemerintah itu.

Baca juga: Sudah Empat Hari, Harga Emas Batangan Antam Senin Ini Masih Dibanderol Segini, Simak Daftarnya

Baca juga: Belum Resmi Cerai, Nathalie Holscher Sebut Sudah Punya Kesepakatan dengan Sule

Namun, setelah petunjuk teknis disampaikan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bekasi, maka pihaknya akan menginformasikan secara detail.

"Jadi intinya kita masih nunggu proses sosialisasi, begitu juga juknis juklak karena kan hari ini ada rapat lagi zoom meeting unjuk membahas lagi masalah ini. Jadi kita masih menunggu juga," ucapnya.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved