Berita Bekasi

Belasan Kamera CCTV Dipasang, Selain Kriminalitas Awasi Pembuang Sampah Sembarang dan Tawuran Remaja

"Ya, CCTV ini tersebar di 12 titik, dari mulai perbatasan Kelurahan serta spot-spot yang diindikasikan rawan terhadap kejahatan seperti pembegalan,

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Kompas.com
Ilustrasi: Kamera CCTV --- Pihak Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, menerapkan  Sistem Pemantauan Lingkungan Terpadu (Si Pelaut) yang terintegrasi dengan petugas tiga pilar sehingga seluruh kejadian bisa diketahui oleh pihak berwajib. 

TRIBUNBEKASI.COM, BABELAN --- Pihak Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, menerapkan  Sistem Pemantauan Lingkungan Terpadu (Si Pelaut) yang terintegrasi dengan petugas tiga pilar sehingga seluruh kejadian bisa diketahui oleh pihak berwajib.

Lurah Kebalen, Firman Arif, mengatakan, program Si Pelaut ini berguna untuk memantau kondisi keamanan dan ketertiban secara elektronik melalui pemasangan kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV).

"Ya, CCTV ini tersebar di 12 titik, dari mulai perbatasan Kelurahan serta spot-spot yang diindikasikan rawan terhadap kejahatan seperti pembegalan, pencurian motor," tutur Firman saat dikonfirmasi, Senin (11/7/2022).

Baca juga: UPTD BLK Kabupaten Bekasi Ajukan Tambah 50 CCTV di Luar Gedung

Baca juga: Kampung Boncos Palmerah Digerebek Lagi, Polisi Temukan CCTV: Diperkirakan untuk Pantau Kegiatan Kita

Rupanya tidak hanya aksi kriminalitas, masyarakat yang membuang sampah sembarangan maupun aksi tawuran remaja juga akan terpantau program Si Pelaut.

"Jadi pemantauan pusatnya terintegrasi di ruangan kerja 3 pilar itu, sehingga kita lebih gampang ketika terjadi sesuatu yang membahayakan bagi masyarakat Kebalen," terangnya. 

Dirinya berharap dengan adanya program Si Pelaut ini bisa mengurangi kejahatan di Kelurahan Kebalen seta memberikan manfaat serta rasa nyaman bagi masyarakat. 

Minta Pemkot Bekasi realisasikan pemasangan 1.000 CCTV

Polres Metro Bekasi Kota meminta  Pemerintah Kota Bekasi untuk segera mengembangkan smart city sebagai upaya menciptakan suasana kamtibmas yang lebih kondusif.

Sebab, menurut Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki, wilayah Kota Bekasi menjadi wilayah penyangga Ibu Kota yang dampak sosialnya cukup tinggi.

Oleh karena itu perlu adanya suatu hal salah satunya yaitu pengembangan smart city.

"Kita berada di daerah algomerasi, penyangga ibu kota berdampak kepada dampak sosial yang akan terjadi. Maka tadi kalau bisa, di sini (kota bekasi) dibentuk yang namanya smart city tentu untuk mewujudkan rasa aman itu harus dibarengi kemajuan teknologi yang ada," kata Hengki di Musrembang tingkat kota, Kamis (17/3/2022).

Baca juga: Calo Tiket Bus Marak Bikin Resah Penumpang, Dishub Kota Bekasi Akan Pasang CCTV di Terminal

Baca juga: Masyarakat Diimbau Pasang Kamera CCTV, Menurut Kapolres Metro Bekasi Penting, Berikut Penjelasannya

Hengki berharap Pemerintah Kota Bekasi bisa merealisasikan pemasangan 1.000 CCTV di Kota Bekasi yang dapat termonitor di Polres Metro Bekasi.

Menurut Hengki saat ini Polres Metro Bekasi dianggap sudah ketinggalan dibandingkan dengan Polres lainnya.

"Mohon kiranya pak wali agar bisa mewujudkan bidang smart city. Menuju 4.0 atau 5.0 dibandingkan Polres lain kita masih ketinggalan. CCTV hanya monitor gedung dan ruang tahanan," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved