Berita Kecelakaan

Pasca Kecelakaan Maut Odong-Odong Tewaskan 10 Orang, Warga Pasang Palang Pintu Secara Swadaya

Palang pintu tersebut menggunakan besi berukuran kecil dan dicat warna merah putih khas bendera Indonesia, disertai rambu lalu lintas Hati-Hati

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Perlintasan Kereta Api di Desa Silebu, Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, Banten, kini telah terpasang palang pintu.   

"Karena mengakami luka berat, selama dirawat korban pun ditangani oleh tim dokter RS Hermina Serang," imbuhnya. 

Dengan demikian, terdapat 10 korban meninggal dunia dan 23 penumpang lainnya menjadi korban luka dari insiden odong-odong maut tersebut.

"Dari 33 penumpang odong-odong, korban meninggal dunia bertambah menjadi 10 orang dan 23 penumpang lainnya terluka baik berat maupun ringan," terang Iptu Dedi Jumhaedi.

Sebelumnya diberitakan, bertambahnya jumlah korban meninggal pun dibenarkan oleh ketua RT 09 desa Cibetik, Mansur.

"Iya, memang ada korban bertambah, anak usia dua tahunan, dan sudah dimakamkan," ujarnya, Sabtu (30/7/2022) saat ditemui Warta Kota di mushola desa Cibetik.

Kini, total jumlah korban meninggal di laka odong-odong menjadi 10 orang.

Seluruh penumpang yang wafat merupakan warga Desa Cibetik, kampung yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Sembilan nyawa pun melayang dalam kejadian naas tersebut. Kesembilan korban wafat pun telah dimakamkan, Selasa malam.

Sementara itu, sebanyak sembilan korban luka-luka di rawat di rumah sakit Hermina. Satu diantanya masih balita berusia dua tahun delapan bulan yang keadaannya kritis.

(Laporan : Wartawan Wartakotalive.com, Gilbert Sem Sandro/M28)

 

 

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved