Berita Bekasi

Soroti Dugaan Pelecehan Seksual Staf Perpustakaan Sekolah, Dewan Pendidikan: Tangkap, Adili!

Dewan Pendidikan juga meminta kepada para korban maupun para siswi yang mengalami tindakan pelecehan di Sekolah untuk berani melaporkan.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Kasus dugaan pelecehan seksual di sekolah kembali terjadi di Kota Bekasi, yaitu melibatkan staf sekolah di SMP Negeri 6 Kota Bekasi. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN — Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah satu oknum Staf Perpustakaan di salah satu SMP di Pondok Gede terhadap para siswi, menjadi sorotan dari Dewan Pendidikan Kota Bekasi.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Bekasi Ali Fauzie menyampaikan turut prihatin atas kasus tersebut terjadi di lingkungan pendidikan, meskipun kasus ini masih dalam pemeriksaan pihak berwajib untuk mengetahui kebenarannya.

"Yang jelas kita merasa prihatin bagaimanapun juga sekolah adalah merupakan tempat untuk membentuk karakter, membentuk kepribadian agar ahlak lebih bagus," kata Ali Fauzie, Selasa (2/8/2022).

Diungkapkan oleh Ali Fauzi, semua orang yang terlibat dalam lingkungan sekolah harus menjunjung tinggi norma-norma yang ada.

Tak terlepas itu staf maupun petugas selain guru. Bahkan siapapun yang masuk ke area sekolah harus mementingkan norma-norma.

Baca juga: Disdik Kota Bekasi Pastikan PTM Tetap Berjalan di Tengah Meningkatnya Kasus Covid-19 

Baca juga: Harga Emas Batangan Antam Hari Ini Naik Rp 4.000 Per Gram, Berikut Ini Rinciannya

Baca juga: Prilly Latuconsina Dimarahi Orangtua, Gara-Gara Beli Bando Rp 13 Juta

Berkaitan dengan kasus ini, menurut Ali Fauzi apa yang dilakukan oleh terduga pelaku telah menyimpang dari norma-norma yang ada, serta tentunya mencoreng nama lingkungan pendidikan.

Maka dari itu, pihaknya juga meminta kepada Dinas Pendidikan untuk bisa cepat tanggap menangani kasus ini.

"Jadi tetap harus ditindak, itu kan cerminan yang tidak bagus, jadi segera tanggap lah, luruskan informasi itu, berikan sanksi bagi mereka yang tidak layak," katanya.

Tak hanya itu, Ali Fauzi juga meminta kepada para korban maupun para siswi yang mengalami tindakan pelecehan di Sekolah untuk berani melaporkan, meskipun itu hanya sebatas chat melalui medsos. Namun, ia menekankan hal ini tentunya harus dibuktikan kebenarannya.

"Pihak siswa juga jangan sungkan sungkan, dateng lapor kalau memang ada chat yang nggak bagus kan gitu yaa, apa memang benar chat itu datangnya dari pihak sekolah," ucapnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved