Berita Karawang

Harga Rajungan Anjlok 80 Persen, Nelayan Karawang Menduga ini Akibat Perang Rusia-Ukraina

Para nelayan Karawang mengeluhkan harga jual rajungan yang anjlok sampai 80 persen.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa/Serikat Nelayan Karawang
Para nelayan Karawang mengeluhkan harga jual rajungan yang anjlok sampai 80 persen yang mereka duga akibat Perang Rusia - Ukraina. 

Bahkan sebagian besar beralih menangkap udang atau ikan, tidak lagi rajungan. Walaupun hasil tangkapan udang dan ikan sedang mengalami penurunan juga.

“kalau rajungan sebetulnya sedang banyak hasil tangkapannya, tapi harganya murah. Kadang hasil melaut tidak menutupi biaya operasional kami,” katanya.

Titik nadir

Sementara itu Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Karawang, Abu Bukhari, menyatakan harga pada rajungan saat ini mencapai titik nadir.

Harganya berada di kisaran Rp40.000 per kilogram dari sebelumnya mencapai Rp100.000 lebih.

"Ya memang sedang turun harganya, kisaran Rp 40.000. Bahkan saya dengar itu bisa harga jualnya bisa sampai Rp20.000 - 25.000 per kilogram," katanya.

Terkait penyebab terjadinya penurunan harga rajungan, dia mengaku pihaknya belum mengetahui secara pasti.

Namun yang pasti, hal itu membuat kondisi nelayan rajungan menjadi sulit.

“Dinas Perikanan Karawang sepenuhnya tidak bisa mengontrol mekanisme pasar ini, karena itu bukan ranah kami lagi. Ranah kami itu hanya bagaimana cara menangkap rajungan yang baik, bagaimana cara mengolah rajungan yang baik,” tandasnya.

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved