Berita Karawang

Realisasi Investasi Semester Pertama 2022 di Karawang Mencapai Rp 15,27 Triliun

Eka Sanatha menjelaskan, realisasi investasi di Karawang menempati urutan kedua di Jawa Barat. Adapun di Indonesia berada di urutan kelima.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang Eka Sanatha saat menjelaskan investasi Karawang. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang mencatat realisasi investasi semester pertama pada 2022 sudah mencapai Rp 15,27 triliun.

Capaian itu sebesar 51,16 persen dari target yang ditentukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Rp 29,85 triliun.

"Maka kami yakin hingga akhir tahun 2022 akan tercapai target investasi itu," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang Eka Sanatha, pada Kamis (4/8/2022).

Eka menjelaskan, realisasi investasi di Karawang menempati urutan kedua di Jawa Barat. Adapun di Indonesia berada di urutan kelima.

Dari data perjalanan investasi di Karawang mengalami fluktuatif, akan tetapi diyakini bakal melesat dan meningkat pada tahun-tahun berikutanya.

Baca juga: Berbalik Naik, Harga Emas Batangan Antam Kamis Ini Naik Rp 5.000 Per Gram, Ini Rinciannya

Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: Dua Perusahaan Bidang Otomotif Butuh Operator Lulusan SMA/SMK

Pada 2013 realisasi investasi di Karawang sebesar Rp 41, 07 triliun. Saat itu Karawang berada di rangking pertama realisasi investasi di Jawa Barat.

Namun pada 2014 dan 2015, realisasi investasi berada di sekitara Rp 25 triliun. Pada 2016 sebesar Rp 27, 3 triliun dan 2017 sebesar Rp 28,99 triliun. Sejak saat itu Karawang berada di urutan kedua realisasi investasi di Jawa Barat.

Kemudian pada 2019 investasi di Karawang mengalami kenaikan menjadi Rp 24, 29 triliun. Akan tetapi pada 2020, saat pandemi Covid-19 melanda, mengalami penurunan sebesar 31,12 persen dibanding tahun 2019 menjadi Rp 16,73 triliun.

Pada 2021, realisasi investasi kembali meningkat sebesar 59,17 persen dibanding tahun sebelumnya menjadi Rp 26,63 triliun.

Bahkan melampaui capaian 2019, sebelum Covid-19 melanda. Hal ini seiring mulai pulihnya ekonomi Indonesia maupun secara global.

Baca juga: Temui Istri Ferdy Sambo, Komnas Perempuan Ungkap Kondisinya Shock dan Menangis Terus

Baca juga: Bharada E Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Brigadir J Simpulkan Tak Ada Pelecehan Istri Ferdy Sambo

"Untuk 2022 ini realisasi investasi telah mencapai 51,16 persen dari target yang ditentukan Pemprov Jabar sebesar Rp 29,85 triliun," kata Eka.

Eka menyebut investasi di Karawang bakal terus meningkat. Apalagi terlihat pengembang besar properti dan industri yang semakin agresif mengembangkan usahanya.

Banyak juga investor pendatang yang masuk ke Karawang. Hal itu karena Karawang memiliki daya dukung investasi yang memadai. Mulai dari infrastruktur hingga sarana dan prasarana.

Daya dukung infrastruktur berkaitan dengan konektivitas atau akses. Jarak Karawang dari Bandara Soekarno Hatta sekitar 90 kilometer. Kemudian menuju Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati sekira 122 kilometer.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved