Berita Jakarta

Roy Suryo Ajukan Permohonan Jadi Tahanan Kota Usai Jadi Tersangka dan Ditahan di Rutan Polda

Pitra Romadoni menambahkan, alasan kliennya mengajukan permohonan agar menjadi tahanan kota karena kondisi kesehatan yang perlu perhatian khusus.

Editor: Ichwan Chasani
Wartakotalive.com
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo selesai menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis (28/7/2022) pukul 22.33 WIB. 

TRIBUNBEKASI.COM — Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, telah ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan penistaan agama dan ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, sejak Jumat (5/8/2022).

Penahanan Roy Suryo tersebut dilakukan penyidik Polda Metro Jaya seusai Roy Suryo menjalani pemeriksaan ketiga sebagai tersangka kasus meme stupa Candi Borobudur.

Roy Suryo sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut sejak 22 Juli 2022 lalu.

Kuasa hukum Roy Suryo, Pitra Romadoni, mengatakan pihaknya sudah mengajukan permohonan kepada penyidik agar Roy Suryo bisa menjadi tahanan kota.

"Iya, kemarin saya sudah ajukan langsung ke penyidik Polda Metro Jaya," kata Pitra Romadoni, Minggu (7/8/2022).

Baca juga: Web Series Jiwa Manis Hadirkan Petualangan dan Citarasa Kuliner Khas Pulau Jawa

Baca juga: Usai Penangkapan Irjen Ferdy Sambo, Tak Ada Penjagaan Ketat di Mako Brimob Kelapa Dua Depok

Pitra Romadoni menambahkan, alasan kliennya mengajukan permohonan agar menjadi tahanan kota karena kondisi kesehatan yang perlu mendapat perhatian khusus.

Menurut Pitra Romadoni, kliennya tersebut memerlukan perawatan khusus berdasarkan riwayat kesehatan yang dialami selama ii.

"Kita ketahui, Pak Roy Suryo memiliki riwayat penyakit diabetes. Jadi mesti disuntik insulin 2 kali dalam sehari," jelas Pitra Romadoni.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan menyatakan tersangka kasus dugaan penistaan agama Roy Suryo resmi ditahan di Polda Metro Jaya.

"Setelah pemeriksaan tadi siang, maka penyidik memutuskan mulai malam ini terhadap saudara Roy Suryo sebagai tersangka kasus ujaran kebencian, mulai malam ini dilakukan penahanan," kata Kombes Endra Zulpan, Jumat (5/8/2022) malam.

Baca juga: Ditempatkan di Tempat Khusus Selama 30 Hari, Mabes Polri Pastikan Ferdy Sambo Belum Tersangka

Baca juga: Ajukan Justice Collaborator Kliennya, Kuasa Hukum Bharada E Senin Besok ke LPSK

Menurut Kombes Endra Zulpan, penahanan tersebut dilakukan karena adanya kekhawatiran terhadap Roy Suryo akan menghilangkan barang bukti.

"Hal ini dilakukan karena ada kekhawatiran dari penyidik menghilangkan barang bukti dan sebagainya, sebagaimana tertuang pada pasal 21 ayat 1 KUHAP," jelas Kombes Endra Zulpan.

Penahanan Roy Suryo tersebut dilakukan penyidik selama 20 hari ke depan.

Kombes Endra Zulpan menuturkan pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti yang di antaranya akun Twitter @KRMTRoySuryo2 hingga ponsel milik Roy Suryo.

“Kemudian beberapa barang bukti yang disita mulai malam ini terkait tindak pidana ini di antaranya adalah akun twitter saudara Roy Suryo, Handphone saudara Roy Suryo, dan handphone dari saksi atas nama Ade Suhendrawan,” jelas Kombes Endra Zulpan. (Tribunnews.com/Fandi Permana)

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved