Penembakan Brigadir J

Kapolri Resmi Bubarkan Satgasus, Penanganan Kasus Kematian Brigadir J Sepenuhnya di Bareskrim

Sebelumnya, Tim khusus Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap dalang pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Miftahul Munir
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo. 

TRIBUNBEKASI.COM — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah resmi membubarkan Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Merah Putih setelah Irjen Ferdy Sambo sebagai pimpinannya, ditetapkan tersangka kasus pembunuhan berencana.

Irjen Ferdy Sambo sebelumnya dipercaya menjadi Kepala Satgasus Merah Putih yang semestinya berakhir hingga 31 Desember 2022

Satgasus Merah Putih sebelumnya berfungsi melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana di dalam dan luar negeri yang jadi perhatian pimpinan.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah resmi membubarkan Satgasus tersebut pada Kamis (11/8/2022) malam.

Penanganan kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J pun kini sepenuhnya diserahkan ke Bareskrim Polri dan penyidik akan bekerja sampai berkas perkaranya selesai.

"Tentunya kami mohon bersabar tim semua sedang kerja baik tim sidik maupun tim dari Inspektorat Khusus semua kerja apabila hasil sudah ada akan ada update lagi," kata Irjen Dedi Prasetyo, Jumat (12/8/2022).

Menurut Irjen Dedi Prasetyo, tim penyidik sedang melakukan pemeriksaan secara marathon agar berkas perkara kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J lengkap.

Baca juga: Sampaikan Informasi Tidak Jujur Terkait Pembunuhan Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo Minta Maaf

Baca juga: Rayakan Ulang Tahun ke-55, Paramitha Rusady Terus Mencari Keberkahan Hidup

Kemudian, tim penyidik juga akan berkoordinasi dengan Kejaksaan supaya berkasnya cepat dilimpahkan.

"Ini supaya tidak lama juga, sehingga perkara ini segera digelar sidang," terangnya.

Sebelumnya, Tim khusus Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap dalang pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob Kelapa Dua Depok pada Kamis (11/8/2022).

Namun di saat bersamaan, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) juga berencana memeriksa Irjen Ferdy Sambo.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, tim khusus Polri akan berkoordinasi dengan Komnas HAM terkait pemeriksaan terhadap Irjen Ferdy Sambo. 

Baca juga: Halangi Penyidikan Kasus Brigadir J, Anggota Polda Metro Berpangkat AKBP Ditahan di Mako Brimob

Baca juga: Persiapan Khusus Anthony Ginting untuk Lakoni Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022

"Kemudian untuk Komnas HAM, karena hari ini ada pemeriksaan Irjen FS sebagai tersangka maka fokus tim khusus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu," jelasnya.

Oleh karena itu, Komnas HAM diminta mengatur ulang jadwal pemeriksaan terhadap Irjen Ferdy Sambo.

Sebab, Timsus melakukan pemeriksaan bersifat pro justitia sehingga harus segera dituntaskan secepat mungkin.

"Sehingga Irjen FS belum bisa diperiksa Komnas HAM, karena pemeriksaan tim khusus Polri sifatnya pro justitia," tegasnya.(Wartakotalive.com/Miftahul Munir)

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved