Berita Bekasi

Terhempas Ratusan Meter, Seorang Buruh Meninggal Tertabrak Kereta di Cikarang

Misar yang tak menyadari terdapat kereta yang melaju kencang di arah belakang, kemudian terserempet kereta.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Lokasi meninggalnya seorang buruh akibat tersambar kereta api di Cikarang Timur. 

TRIBUNBEKASI.COM — Seorang buruh bernama Misar (53) meninggal dunia seketika setelah tertabrak kereta api di perlintasan rel KM. 52,100 Kampung Ceger, Desa Tanjung baru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Cikarang Timur AKP Bambang Krisnadi menceritakan awalnya korban hendak berjalan di perlintasan sebidang di dekat lokasi pada Selasa (23/8/2022) pagi.

"Korban berjalan kaki menuju rumahnya dj dekat perlintasan sebidang," kata AKP Bambang Krisnadi saat dikonfirmasi.

Setelah beberapa lama, kereta api 10.C Argo Dwipangga, relasi Gambir-solo 937 datang dari arah belakang korban.

Misar yang tak menyadari terdapat kereta yang melaju kencang di arah belakang, kemudian terserempet kereta.

Baca juga: KPU Karawang Verifikasi Administrasi 23 Partai Bakal Jadi Peserta Pemilu Tahun 2024

Baca juga: Jelang Kontra Persija Jakarta, Alfredo Vera Yakin Timnya dalam Kondisi Baik dan Siap Bertanding 

"Kemudian kereta datang dari arah belakang sehingga menyebabkan korban terserempet dan terpental," ungkapnya.

Korban mengalami luka benturan di bagian belakang kepalanya setelah terhempas ratusan meter.

Seketika korban meninggal di lokasi akibat luka yang dialaminya.

"Selain luka di kepala, tangan kiri korban juga patah. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD untuk kemudian diserahkan ke pihak keluarga yang menerima insiden ini sebagai musibah," kata Bambang. 

Dua Sejoli

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved