Berita Kriminal

Video Pedagang Mi Ayam Dapat Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Viral, Dicelupkan ke Air Langsung Luntur

Video viral temuan uang palsu (Upal) pecahan Rp 100 ribu yang didapatkan seorang pedagang mi ayam, di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Panji Baskhara
Kolase TribunBekasi.com/Instagram @gue_cikarang.co.id
Beredar video viral temuan uang palsu (Upal) pecahan Rp 100 ribu yang didapatkan oleh seorang pedagang mi ayam, di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Warna upal tersebut langsung luntur setelah dicelupkan ke dalam air. 

TRIBUNBEKASI.COM - Video penemuan uang palsu (Upal) pecahan Rp 100 ribu tengah viral di media sosial (Medsos).

Upal Rp 100 ribu itu didapatkan oleh seorang pedagang mie ayam di Jarakosta, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Video tersebut viral lantaran memperlihatkan warna upal pecahan Rp 100 ribu tersebut luntur saat dicelupkan ke air.

Dalam narasi dituliskan bahwa pedagang itu mendapatkan upal dari seorang pembeli.

Baca juga: Pembuat Sekaligus Pengedar Uang Palsu Ditangkap, Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 10 M

Baca juga: Penjual Uang Palsu Dibekuk Polisi, Pasarkan Lewat Medsos

Baca juga: Polres Karawang Tangkap Pelaku Pembuat Uang Palsu, Temukan Barang Bukti Rp 124 Juta Lebih

Sari, anak pedagang mie ayam membenarkan kejadian tersebut.

Ia menjelaskan ceritakan ayahnya mendapatkan upal saat berjualan pada Senin (26/9/2022) lalu.

"Awalnya pas Ayah saya mau berangkat ke pangkalan, ada yang mau beli lagi tuh pemuda dua orang, satu nunggu motor agak jauh"

"Satu lagi beli. Mereka beli 2 bungkus," ucap Sari saat dikonfirmasi, Jumat (30/9/2022).

Dikarenakan Ayahnya terburu-buru, ia tak memperhatikan uang pecahan Rp 100 ribu yang dibayangkan oleh pembeli.

Korban kemudian langsung memberikan uang kembalian sebesar Rp 76 ribu.

Lalu korban membayar upal itu kepada sopir angkot saat pergi berbelanja.

Namun, sopir angkot itu menolak lantaran mencurigai uang tersebut tak sama seperti yang asli.

"Pas mau nukerin ke sopir angkot, dan gak diterima itu mah bukan uang, masa sih bukan duit," tuturnya.

Karena penasaran, ia kemudian mencelupkan uang tersebut kedalam air.

Benar saja, tinta yang melekat pada uang tersebut luntur.

Meski tak melaporkan kejadian itu ke polisi, ia mengaku kepolisian langsung datangi lokasi tempat ayahnya berjualan untuk lacak pengedar upal.

Sementara, Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Sutrisno menjelaskan telah melakukan pemantauan dan masih lakukan penyelidikan.

"Uang palsu satu lembar lagi di lidik sama polsek dan polres, saat ini belum ada perkembangan selanjutnya. Kalau untuk monitor sudah dari polsek dan polres sudah monitor," ujarnya.

(TribunBekasi.com/ABS)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved