Berita Bekasi
Berdiri di Lahan Kritis, 11 Rumah Warga di Bekasi Terancam Longsor
Dengan kondisi cuaca yang mulai memasuki musim hujan, dikhawatirkan debit air sungai kembali deras dan membuat tebing bantaran sungai kembali longsor.
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
BERITA VIDEO: KORBAN TANAH LONGSOR DI CIJERUK BERHASIL DIEVAKUASI, LANGSUNG DIBAWA KE RS POLRI UNTUK OTOPSI
"Kejadian terjadi saat curah hujan tinggi di wilayah Kecamatan Tegalwaru yang terjadi mulai pukul 16.00 WIB sampai 18.00 WIB," kata Yasin saat dikonfirmasi pada Rabu (12/10/2022).
Dikatakan, longsor itu sempat menutupi akses jalan dan satu buah warung terkena material longsor.
Atas kondisi itu, Tim BPBD bersama Muspika Kecamatan Tegal Waru, Damkar, dan warga melakukan pembersihan material longsoran yang menutupi jalan.
"Saat ini akses jalan sudah bisa dilalui kendaraan setelah dilakukan penanganan kemarin," jelas dia.
Yasin menerangkan, sementara untuk jalan amblas terjadi sepanjang kurang 30 meter, lebar 4 meter dengan kedalaman 1 meter di Jalan arah menuju Detasemen Pemeliharaan Daerah Latihan (Denharrahlat) Kostrad.
Baca juga: Usai Dibentuk Tim Percepatan, Angka Stunting di Karawang Turun 8 Persen
Baca juga: Kantor Cabang dan Gudang Alfamart Karawang Gunakan Energi Terbarukan
Saat ini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua saja, dan belum bisa dilalui kendaraan roda empat.
"Petugas masih di lokasi untuk melakukan penanganan dan bersiaga jika terjadi cuaca ekrem lagi," katanya.
Sementara Kepala Desa Mekarbuana Jaji Maryono mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian longsor dan jalan amblas tersebut.
Hanya saja sejumlah warung rusak ringan dan satu warung rusak parah terkena material longsor.
Tak hanya itu, sejumlah pohon tumbang akibat hujan deras yang disertai angin kencang di jalan-jalan wilayah Mekarbuana.
"Satu rumah tertimpa pohon tumbang," ucap dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/LONGSOR-21OKT.jpg)