Berita Kriminal

Waspada Modus Perampokan Mobil di Cikarang: Pelaku Sengaja Pepet Mobil Korban Lalu Minta Ganti Rugi

Mobil yang dikendarainya diambil setelah ia dibuang di Kalimalang, tepatnya di bawah jembatan layang Jababeka.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Polres Metro Bekasi meringkus enam orang pelaku perampokan mobil yang tega menyekap dan membuang korbannya di Kalimalang, Kabupaten Bekasi. 

TRIBUNBEKASI.COM, KEDUNGWARINGIN --- Polres Metro Bekasi meringkus enam orang pelaku perampokan mobil yang tega menyekap dan membuang korbannya di Kalimalang, Kabupaten Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Gidion Arif Setyawan menjelaskan penangkapan pelaku berawal dari laporan korban berinisial J, yang mendatangi polisi usai kejadian pada Jumat (30/10/2022) lalu.

"Korban pengendara mobil pick up, berjalan kaki dari Kalimalang, tempat dia dibuang, menuju polsek. Kemudian dari polsek langsung diantar ke polres untuk membuat laporan," ucap Gidion saat rilis ungkap kasus di lokasi kejadian, Jalan Rengasbandung, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jumat (25/11/2022).

Kepada polisi, korban mengaku disekap oleh lima orang pelaku berinisial DS (43), AK (41), AS (50), HB (42) dan RH (42).

BERITA VIDEO : TEREKAM CCTV, PELAKU PENCURIAN WARUNG DI CIKARANG PAKAI MOBIL

Mobil yang dikendarainya diambil setelah ia dibuang di Kalimalang, tepatnya di bawah jembatan layang Jababeka.

Awalnya, korban yang berangkat dari Kranggan, Kota Bekasi, hendak menuju Karawang untuk mengambil barang.

Ketika tiba di lokasi pada pukul 02.00 WIB, ia kemudian dipepet oleh mobil yang dikendarai para pelaku.

Baca juga: Istri Jadi Korban Perampokan dan Penganiayaan, Suami Berharap Segera Ada Titik Terang Pelakunya

"Jadi modusnya, mereka ini sengaja memepet mobilnya ke arah mobil korban. Kemudian terjadi sedikit benturan. Lalu mereka memaksa korban untuk turun dari mobil dan memintanya untuk bertanggungjawab karena mobil pelaku mengalami baret," ujarnya.

Para pelaku mengintimidasi korban sehingga ia terpaksa menuruti perintah untuk masuk ke mobil Toyota Avanza yang dikemudikan pelaku.

Beberapa orang dari mereka membawa kendaraan milik korban dengan maksud agar korban tidak melarikan diri sebelum masalah diselesaikan di wilayah Karawang.

Namun, pelaku malah menutup mata dan melakban mulut korban saat berada di dalam mobil.

Mereka juga mengancam korban agar tidak berteriak apabila ingin selamat.

"Pengakuan korban, dia tidak dipukul, tapi mata dan mulutnya dilakban. Terjadi pengancaman juga sebelum korban di buang di Kalimalang. Sedangkan HP dan uang Rp1 juta milik korban juga diambil  sehingga dia jalan kaki dari Kalimalang menuju Polsek," kata Gidion.

Halaman
12

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved