Satu Keluarga Tewas
Ungkap Kasus Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Polda Metro Jaya Kumpulkan Semua Ahli
Pertemuan dengan para ahli tersebut akan digelar pada siang hari ini pukul 13.00 WIB. Namun, tak dijelaskan di mana lokasi pertemuan itu.
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM --- Polda Metro Jaya berencana melakukan konsolidasi bersama para ahli terkait kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, Senin (5/12/2022) hari ini.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengatakan bahwa para ahli yang dilibatkan mulai dari kedokteran forensik hingga sosiolog agama.
Pertemuan dengan para ahli tersebut akan digelar pada siang hari ini pukul 13.00 WIB. Namun, tak dijelaskan di mana lokasi pertemuan itu.
"Update penanganan kasus Kalideres hari ini kita akan konsolidasi bersama tim ahli, baik itu dari kedokteran forensik, psikologi forensik, termasuk pemeriksaan pada sosiologi agama, termasuk juga laboratorium forensik," kata Hengki, dalam keterangannya pada Senin.
BERITA VIDEO : KAKI DIIKAT PLASTIK JADI MENAMBAH MISTERI KEMATIAN SATU KELUARGA
"Jadi sekali lagi saya ulangi ya, hari ini jam 13 nanti kami akan melakukan rapat analisa dan evaluasi dengan tim ahli dari kedokteran forensik baik dari RS Soekanto dan RSCM UI, di mana kita sedang menunggu waktunya terkait dengan analis dari patalogi anatomi yang dilaksanakan oleh RSCM UI kami sedang tunggu hasilnya," sambungnya.
Atas hal itu, Hengki menuturkan bahwa kesimpulan kasus tersebut bakal disampaikan paling lambat dua hari mendatang.
"Dari psikologi forensik dan laboratorium forensik juga akan hadir dalam siang nanti. Mudah-mudahan dalam minggu ini kita bisa rilis akhir terhadap final hasil penyelidikan kami," ujar dia.
Baca juga: Satu Keluarga Tewas di Citra Garden: Menurut Keterangan Saksi RM Diduga Meninggal pada Mei 2022
"Yang jelas hari ini kami akan konsolidasi. Dalam waktu dua hari ke depan kita akan rilis akhir dari proses penyelidikan kasus ini," lanjut Hengki.
Kasus kematian empat orang sekeluarga di Kalideres, Jakarta Barat, belum sampai di titik kesimpulan.
Sampaikan kesimpulan
Polda Metro Jaya berencana menyampaikan kesimpulan kasus tersebut sebelum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Polda Metro Jaya.
Adapun HUT Polda Metro Jaya jatuh pada 6 Desember 2022 besok. Artinya, Senin (5/12/2022) hari ini rencananya akan disampaikan kesimpulan kasus itu.
"Pokoknya kesimpulan kasus Kalideres diupayakan (diselesaikan) sebelum HUT Polda Metro Jaya, hari puncaknya kan tanggal 6," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, dalam keterangannya, Minggu (4/12/2022).
Zulpan menambahkan, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran berencana mengumpulkan para ahli guna mendengarkan keterangan mereka masing-masing.
"Pak Kapolda nanti pengin para tim ahli dikumpulkan dan berbicara sesuai keahliannya, baru nanti penyidik memberikan kesimpulan, belum sekarang," katanya.
Di sisi lain, Polda Metro Jaya menggelar acara olahraga bersama di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya pada Minggu pagi kemarin.
Fadil selaku Kapolda langsung membuka acara itu dengan kegiatan jalan santai di area Polda Metro Jaya bersama seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir.
Acara itu tak hanya menggelar olahraga bersama saja, tetapi berbagai kegiatan lainnya dilakukan. Salah satunya pembagian doorprize berhadiah sepeda motor bagi para peserta.
Diberitakan sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi menuturkan penyelidikan kasus satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, hampir rampung.
Pihaknya kata Hengki menargetkan hasil akhir penyelidikan bisa dituntaskan pekan depan, terutama soal motif satu keluarga tersebut tewas.
"Mudah-mudahan pekan depan kami akan sampaikan rilis akhir dari pada penyelidikan kami tentang ditemukannya empat mayat ataupun jenazah di Kalideres," ujar Hengki dalam keterangannya, Kamis (1/12/2022).
Hengki belum dapat berkomentar lebih jauh soal temuan baru, maupun hasil kesimpulan sementara soal motif dan penyebab tewasnya keluarga tersebut. Dia hanya mengatakan bahwa penyidik sudah memeriksa 28 saksi dan tengah mendalami setiap keterangan itu bersama tim ahli gabungan, khususnya pakar psikologi forensik.
Di samping itu, penyidik juga mencari keterkaitan antara keterangan saksi dan temuan alat bukti untuk mengungkapkan motif serta penyebab tewasnya satu keluarga tersebut.
"Kami juga sampai sekarang masih menanti pemeriksaan tim ahli kedokteran forensik gabungan, dari kedokteran forensik Polri maupun dari RSCM UI untuk mencari sebab pasti daripada kematian ini," pungkas Hengki.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
(Sumber : Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan LQ/m31)