Wanita dimutilasi

Kasus Mutilasi di Tambun Selatan: Tahun 2019 Keluarga Sudah Mencurigai MEL

Pada tahun 2019 Keluarga Angle WH sudah curiga kepada M Ecky Listiantho, karena tiba-tiba menguasai unit apartemen milik Angela.

Istimewa
Pada tahun 2019 Keluarga Angle WH sudah curiga kepada M Ecky Listiantho, karena tiba-tiba menguasai unit apartemen milik Angela. 

TRIBUNBEKASI.COM BEKASI -- Keluarga Angela Hindriati Wahyuningsih, korban pembunuhan dengan mutilasi, sebenarnya sudah mencurigai Ecky Listiantho terkait dengan menghilangnya Angela pada tahun 2019.

Hanya saja mereka tidak bisa membuktikan kecurigaan itu.

Turyono, kakak kandung Angela, menceritakan bahwa kecurigaan itu muncul karena tiba-tiba unit apartemen milik Angela di Apartemen Taman Rasuna (ATR), Setiabudi, Jakarta Selatan telah dikuasai Ecky.

Menurut pria yang akrab disapa Dedet ini, pihaknya mengetahui apartemen milik Angela ditempati Ecky setelah mendapat kabar dari Anna, ketua lingkungan gereja yang juga tinggal di ATR.

Dari Anna diketahui bahwa Ecky sudah menghuni unit 0133A sejak tanggal 11 Juni 2019, dan pria itu telah mengisi formulir di pengelola apartemen pada tanggal 3 Juli 2019 silam. .

"Tapi nama belum diganti, tetap atas nama Angela HW," kata Turyono.

Ragu jual apartemen

Namun Angela menyatakan sempat ragu menjual apartemen miliknya, lantaran banyak kenangan dari mendiang putrinya di apartemen tersebut.

"Ibu Angela pernah menyampaikan kepada Sdr Ecky bahwa dia ingin pindah pekerjaan dari Superindo ke LSM di Surabaya, dan ia akan menjual apartemennya. Tapi masih ragu-ragu karena banyak kenangan dengan almarhum putrinya," ucap Turyono menceritakan penjelasan Anna dalam keterangan tertulis yang diterima Wartakotalive.com, Selasa (10/1).

"Lalu Sdr Ecky menyampaikan seandainya nanti mau dijual, tolong diberitahukan karena Sdr Ecky tertarik dengan unit apartemen tersebut," imbuhnya.

Keesokan harinya pada bulan Juli 2019 itu, mantan suami Angela, Pramono juga mendatangi pengelola untuk meminta penjelasan mengenai kabar bahwa unit apartemen Angela telah berpindah tangan ke Ecky.

Namun Pramono tak mendapat jawaban memuaskan. Ketika mendatangi unit nomor 33A itu dia juga tak bisa menemui seorang pun di sana.

Kemudian kakak sepupu Angela, bernama Indriatmi, juga datang menemui pengelola untuk mencari tahu latar belakang proses penjualan apartemen.

"Kami perlu tahu karena proses penjualan tanggal 3 Juli sangat berdekatan dengan kabar hilangnya Angela pada tanggal 24 Juni 2019," kata Turyono.

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved