Wanita Dimutilasi
Proses Otopsi Selesai, Jenazah Angela Akan Dimakamkan di TPU Kampung Kandang
Almarhumah Angela akan dimakamkan satu liang lahat bersama anaknya, Anna Laksita Leialoha, yang lebih dulu meninggal di tahun 2018 lalu.
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
Sebagai informasi, jenazah perempuan itu ditemukan dalam kondisi terpotong-potong di sebuah kamar kontrakan di Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi [ada 30 Desember 2022.
Kamar itu ditempati seorang pria berinisal MEL yang kini sudah ditahan oleh polisi.
Ironisnya, jenazah termutilasi itu ditemukan aparat polisi Polsek Bantargebang saat mereka sedang menyelidiki kasus orang hilang atas nama MEL.
Kasus itu dilaporkan istri MEL karena sang suami tak kunjung pulang dan tak bisa dihubungi.
Penyelidikan itu menuntun polisi ke kamar kontrakan di Kampung Buaran tersebut pada tanggal 30 Desember lalu, dan menemukan jenazah seorang perempuan yang termutilasi.
Baca juga: Pupuk Kujang Cikampek Bantu Pulihkan Pertanian Cianjur Pascagempa
Baca juga: Suka Tantangan, Dewi Perssik Bersedia Tampil Menyanyi Sembari Ice Skating
Berwajah bulat
Dalam menyelidiki kasus ini, reserse Polda Metro Jaya telah meminta keterangan sejumlah penghuni rumah kontrakan tersebut.
Salah satunya adalah Heri Purwanto yang diperiksa di Mapolda Metro Jaya pada Senin (2/1).
Menurut Heri, polisi menunjukkan dua foto kepadanya. Satu foto MEL, dan foto lainnya seorang perempuan yang diduga korban.
"Wajahnya bulat, rambutnya pendek enggak sampai sebahu. Terlihat agak tua. Saya bilang kalau saya juga enggak tahu sosok wanita itu karena saya baru tinggal di sini 7 Desember 2022," kata Heri.
Foto yang ditunjukkan oleh polisi kepada Heri juga diperlihatkan kepada saksi lainnya, seperti Ketua RT 01/02 Alfian, yang dimintai keterangan pada Senin (2/1).
"Waktu pemeriksaan dikasih lihat foto diduga korban. Karena memang enggak pernah lihat orang itu ada di kontrakan ini, saya bilang enggak tahu wanita itu," kata Alfian.
Perempuan dalam foto tersebut mengenakan baju batik, tapi bukan seragam sebuah perusahaan retail bewarna oranye seperti yang ditemukan di kontrakan MEL.
Selain itu, sosok perempuan paruh baya itu memiliki paras oriental dan rambut sebahu.
Meski menunjukkan foto, polisi tak menyebutkan identitas perempuan tersebut.
"Waktu itu orangnya tua, kira kira umur 50-an, rambutnya sebahu. Tampangnya bersih kayak Chinesse. Enggak disebutkan namanya karena di situ belum tertera nama," ujar Alfian.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
(TribunBekasi.com/Rangga Baskoro; Wartakotalive.com, Ramadhan L Q)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.