Pemilu 2024

Bawaslu Kota Bekasi Libatkan Berbagai Organisasi Bantu Pengawasan Pemilu 2024

Petugas Pengawas Kecamatan bisa mengajak masyarakat untuk bisa bersama sama membantu pengawasan Pemilu 2024 nanti.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Ketua Bawaslu Kota Bekasi, Choirunnisa Marzoeki. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN — Dalam upaya memperketat pengawasan jalannya Pemilu 2024 mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi melibatkan berbagai organisasi termasuk didalamnya para akademisi.

Ketua Bawaslu Kota Bekasi, Choirunnisa Marzoeki mengatakan jika Bawaslu Kota Bekasi tengah membentuk pengawas Kecamatan.

jumlahnya sesuai aturan undang-undang hanya 3 orang untuk per Kecamatan.

Oleh karena itu, pihaknya menggandeng berbagai organisasi untuk membantu.

"Dengan jumlah aparat yang sedikit ini kita tidak cukup tenaga untuk melakukan pengawasan, oleh karena itu kita juga minta partisipatif masyarakat termasuk juga media. Karena pengawasan ini banyak melibatkan banyak pihak jadi kita rangkul beberapa organisasi," kata Choirunnisa Marzoeki saat wawancara eksklusif dengan TribunBekasi.com.

Baca juga: Viral di Medsos, Pria Diamankan Polisi di Jalan Baru Karawang, Diduga Mau Lecehkan Anak Sekolah

Baca juga: Hadiri Pelatikan, Bupati Karawang Harap 927 PPS Jadi Garda Terdepan Kesuksesan Pemilu 2024

Baca juga: Jadwal Layanan SIM Keliling Karawang, Rabu 25 Januari 2023, Berikut Lokasi dan Persyaratannya

Menurut Nisa sapaan akrabnya, organisasi yang dilibatkan misalnya dari Akademisi seperti Unisma, UBM, Tribuana, Mitra Karya.

Tak hanya itu Bawaslu Kota Bekasi juga melibatkan beberapa organisasi keagamaan termasuk didalamnya mencegah ujaran kebencian dan hoax.

"Mereka yang terlibat ini nantinya, akan diberikan pengarahan terkait kepemiluan aturan aturan, sehingga ketika mereka mengetahui adanya pelanggaran bisa melaporkan," ujarnya.

"Sebagai contoh, ketika di Masjid atau di tempat ibadah terpasang alat peraga kampanye mereka bisa melaporkan," sambung Nisa.

Dengan jumlah pengawas Kecamatan yang hanya berjumlah 36 orang memang diungkapkan oleh Nisa tidak begitu banyak.

Baca juga: Lokasi Layanan Samsat Keliling di Kota/Kabupaten Bekasi dan Karawang, Rabu 25 Januari 2023  

Baca juga: Perpanjangan SIM Kabupaten Bekasi Rabu, 25 Januari 2023, di Dua Lokasi Satpas, Simak Syaratnya

Baca juga: SIM Keliling Kota Bekasi Rabu 25 Januari 2023 di Komsen Jatiasih, Sampai Pukul 10.00 WIB

Maka dari itu petugas pengawas Kecamatan pun juga bisa berkesempatan untuk mengajak masyarakat untuk bisa bersama sama membantu pengawasan Pemilu 2024 nanti.

"Karena itu mereka mengandeng siapa saja nih untuk melakukan sosialisasi, pendidikan politik di wilayah setempat, karena mereka juga harus koordinasi dengan Camat, Lurah, nah itu memang perpanjangan tangan kita," ujarnya.

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved