Berita Karawang

Bupati Karawang Bantu Pulangkan Dede Asiah, Pekerja Migran Indonesia Dijual Jadi Budak di Suriah

"Disnaker Karawang sudah komunikasi dengan sponsornya, dan sponsornya siap membantu kepulangan Dede Asiah

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Foto tangkap layar/ twitter @Migran_TV_7777. Dede Asiah Awing Omo (37) Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dijual sebagai budak di Suriah. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana bakal membantu memulangkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Dede Asiah (37) yang diduga dijual menjadi budak di negara Suriah.

Cellica Nurrachadiana menyebut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk memulangkan Dede Asiah.

"Disnaker Karawang sudah komunikasi dengan sponsornya, dan sponsornya siap membantu kepulangan Dede Asiah. Dengan koordinasi dengan Kemenlu dan Kemenaker," kata Cellica saat ditemui TribunBekasi.com saat pembagian takjil di Terminal Tanjung Pura, pada Selasa (28/3/2023).

Cellica menyebut, dari hasil penelusuran Disnakertrans Karawang. PMI itu berangkat keluar negeri secara non prosedural dengan memalsukan data nama dan alamat bersangkutan.

BERITA VIDEO : JOKOWI BERI KADO ISTIMEWA UNTUK PEKERJA MIGRAN INDONESIA

"Tapi tentuan kami telah berkoordinasi Kemenlu walaupun ini non prosedural tetap kami harus mengupayakan. Karena yang bersangkutan meminta bantuan kepada pemerintah daerah," beber dia.

Meski demikian, kata Cellica, biasanya proses pemulangannya agak sedikit lama dibandingkan proses pemulangan PMI yang berangkat sesuai prosedur.

Ia meminta Kepala Disnakertrans Karawang untuk langsung berhubungan dengan PMI tersebut. Untuk menggali data sebenarnya, seperti alamat tinggal dan identitasnya agar mempermudah proses pemulangan.

Baca juga: Tempat Penampungan di Jatisampurna Saksi Bisu Belasan Pekerja Migran Indonesia Terlantar di Turki

"Sekali lagi kami tetap bantu walaupun ini sebenarnya ilegal ya. Jadi ini bukan kasus satu kali dua kali. Dulu ada kasus sama di Saudi Arabia kami pulangkan. Tapi biasanya kalau non prosedural lebih lama dibandingkan yang prosedural. Tapi tetap bantu karena ini warga kami," ungkapnya.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang mengungkap hasil penelusuran soal dugaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Karawang dijual menjadi budak di Suriah.

Kepala Disnakertrans Karawang, Rosmalia Dewi mengatakan, pihaknya langsung melakukan pengecekan di Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (SISKOTKLN) tidak ditemukan bahwa yang bersangkutan tercatat sebagai PMI yang berangkat secara prosedural.

BERITA VIDEO LIVE STREAMING TRIBUNBEKASI.COM : CALON JEMAAH HAJI TERLANTAR DI BEKASI

Pihaknya, hanya mendapatkan informasi mengenai PMI itu dari viralnya video di media sosial dengan nama Dede Asiah Awing Omo (37).

Dan pihaknya langsung melakukan penelusuran sejak Minggu (26/3/2023) sore.

"Dari data alamat itu di Perumahan BMI 1 Dawuan, Cikampek. Tapi tanya RT RW tidak ada identitas itu. Kita terus cari informasi alhamdulillah dapatkan nomor suaminya," kata l Rosmalia saat ditemui di kantornya pada Selasa (28/3/2023).

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved