Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Bisnis

Dukung Indonesia Emas 2045, Danone Indonesia Hadiri Kompas100 CEO Forum di IKN

Danone memiliki komitmen untuk membawa kesehatan kepada masyarakat Indonesia, baik melalui produknya maupun melalui inisiatif berkelanjutan.

Tayang:
Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, beserta 100 CEO termasuk CEO Danone Indonesia, Laurent Boissier dalam kegiatan Kompas100 CEO Main Forum yang digelar di Balikpapan dan Ibu Kota Nusantara (IKN), baru-baru ini. 

TRIBUNBEKASI.COM — Pengembangan bisnis keberlanjutan merupakan strategi penting untuk mencapai Indonesia Emas 2045.

Danone Indonesia turut berperan aktif dalam menginspirasi publik seputar pentingnya kolaborasi untuk mencapai Indonesia Emas dengan menghadiri Kompas100 CEO Main Forum yang digelar di Balikpapan dan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 1-2 November 2023 lalu.

Dalam kegiatan ini dihadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimulyono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono, serta 100 CEO termasuk CEO Danone Indonesia, Laurent Boissier.

Tahun 2023 merupakan momen yang tepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan untuk melaju lebih cepat dengan keterlibatan pelaku sektor usaha nasional dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Dalam agenda ini, Kompas100 CEO Forum mengajak para pemimpin perusahaan beserta pemangku kepentingan terkait untuk mengunjungi beberapa area di IKN seperti Persemaian Mentawir, progress pembangunan istana negara, hingga mendengarkan arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di area Glamping IKN.

Baca juga: Anjlok Rp 12.000 Per Gram, Segini Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Selasa Ini, Simak Detailnya

Baca juga: Usut Penembakan yang Tewaskan GR di Bekasi, Polda Bakal Periksa Nus Kei dan John Kei

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam sesi Pidato Arahan Presiden pada Main Forum di IKN, Kamis (2/11) menyampaikan bahwa kerja sama dan kolaborasi itu sekarang menjadi kunci.

Menurutnya, pembangunan IKN tidak bisa dan tidak mungkin dikerjakan oleh pemerintah sendiri.

“Oleh sebab itu, kemarin kita rancang 20 persen itu dari anggaran APBN, yang 80 persen itu harus didukung dari private sector,” ungkap Presiden Joko Widodo.

Presiden Jokowi menambahkan bahwa ekonomi hijau di Indonesia akan menjadi peluang yang sangat besar dan bagaimana kolaborasi multipihak dapat memulainya, dan negara akan mengatur dan memfasilitasi semuanya.

Sebelumnya pada Rabu (1/11), diselenggarakan diskusi panel di Novotel Balikpapan, Kalimantan Timur.

Baca juga: Jaringan Pengedar Uang Palsu Dollar dan Rupiah Dibekuk Bareskrim, Ada Empat Tersangka .

Baca juga: Dua Pemuda di Bekasi Duduga Ditembak OTK, Korban Alami Luka

Tampil sebagai narasumber sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, yaitu Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Menteri PAN/RB RI Abdullah Azwar Anas, dan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.

Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani menjelaskan  bahwa Menuju Indonesia Emas 2045 dapat dibayangkan Indonesia sebagai high income country.

“Dari sisi seluruh perjalanan negara di dunia menuju high income country kita selalu berfikir bahwa negara ini memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang bagus dan kalau SDM belum bagus maka perlu diperbaiki,” ungkap Sri Mulyani.

“Dan bagaimana fiskal mendukung untuk menuju industrialisasi yang berkelanjutan, maka kita bicara tentang investasi di bidang sumber daya manusia karena kita bicara soal pendidikan, kesehatan dan jaring pengaman sosial,” imbuhnya.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin memberikan perspektif tentang menyiapkan generasi Indonesia yang sehat dan unggul untuk mengisi industrialisasi berkelanjutan guna mencapai Indonesia maju.

Baca juga: Majelis Kehormatan MK Jadwalkan Pembacaan Putusan Laporan Etik Hakim Selasa Sore Ini

Baca juga: Putus dari Kiesha Alvaro, Frislly Herlind Nyaman Jalin Hubungan Tanpa Status dengan Jordi Onsu

“Untuk menjadi Indonesia emas dan negara maju, kita harus bisa menaikan rata-rata pendapatan orang Indonesia dari 5,5 juta perbulan menjadi 15 juta perbulan. Kalau anak stunting dan IQ nya kurang maka tidak mungkin mendapatkan pendapatan yang besar. Itu sebabnya masyarakat Indonesia dari sekarang sampai 2030 harus sehat dan pintar,” ujarnya.

VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto menyampaikan latar belakang partisipasi Danone Indonesia dalam Kompas100 CEO Forum 2023.

Menurutnya, Danone memiliki komitmen untuk membawa kesehatan kepada masyarakat Indonesia, tidak hanya melalui produknya yang diproduksi di Indonesia tetapi juga melalui inisiatif keberlanjutan. 

“Danone Indonesia mewujudkan komitmen tersebut dengan peta keberlanjutannya Danone Impact Journey. Melalui 3 pilar didalamnya, Danone Indonesia dalam menjalankan aksi keberlanjutan dengan memberikan dampak pada kesehatan, kelestarian lingkungan dan dampak positif bagi komunitas baik dalam aspek karyawan maupun masyarakat secara luas,” terang Vera Galuh Sugijanto dalam keterangan resminya.   

Vera Galuh Sugijanto menambahkan, Danone Indonesia ingin turut bergabung dengan sejarah dalam pengembangan IKN melalui inisiatif dukungannya terhadap pembangunan miniatur hutan hujan tropis, pengembangan eco-edutourism, serta pengelolaan sampah dengan mengumpulkan sampah plastik dan edukasi kesadaran Bijak Berplastik di IKN, dan juga mendukung akses terhadap hidrasi dan nutrisi yang sehat.

Baca juga: Lokasi Layanan Samsat Keliling di Kota/Kabupaten Bekasi dan Karawang, Selasa 7 November 2023

Baca juga: Perpanjangan SIM Kabupaten Bekasi Selasa, 7 November 2023, di Dua Lokasi Satpas, Simak Syaratnya

“IKN membutuhkan konsep keberlanjutan dan komunitas yang sehat untuk maju demi Indonesia emas 2045,” tandasnya.

Sebelumnya, Danone Indonesia juga secara aktif ingin berpartisipasi dalam menginspirasi publik untuk membangun bisnis yang berkelanjutan melalui keterlibatannya pada sesi diskusi bersama pemimpin dari berbagai industri di Indonesia pada CEO Insight yang bertemakan Menjawab Tantangan melalui Pengembangan Bisnis Keberlanjutan di Hotel Shangrila, Jakarta pada 23 Oktober 2023 lalu.

“Kami bersyukur telah bergabung dalam Kompas100 CEO Forum dan melihat acara ini sebagai tempat yang tepat untuk berdialog dengan para pemangku kepentingan dan membangun kolaborasi strategis lainnya untuk menciptakan dampak positif bagi Indonesia,” kata Vera Galuh Sugijanto.

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved