Kamis, 7 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Gempa Bumi

Gempa Magnitudo 5,7 Goncang Banten dan Sekitarnya, BMKG Sebut Cerminan Gempa Megathrust

Hingga pukul 20.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Tayang:
Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Ilustrasi gempa bumi. 

TRIBUNBEKASI.COM — Gempa bumi berkekuatan 5,7 magnitudo mengguncang wilayah Bayah di Banten dan sekitarnya pada Minggu malam, 25 Februari 2024.

Terpantau gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 20.07 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat lokasi gempa bumi tersebut berada di 7.57 lintang selatan dan 105.94 bujur timur.

Gempa bumi tersebut berpusat di 79 Km barat daya Bayah-Banten.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,7.

Baca juga: Kena Akumulasi Kartu Kuning, Gustavo Absen Bela Persija Lawan Arema FC, Marko Simic Siap Tampil

Baca juga: Dilaporkan ke Polisi, Rektor Universitas Pancasila Bantah Lecehkan Pegawainya

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,63° LS ; 105,74° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 96 Km arah Barat Daya Bayah, Banten

Pusat gempa bumi tersebut terletak pada kedalaman 43 kilometer.
 
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di selatan Banten.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault) yang merupakan cerminan Gempa Megathrust," ungkap Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam pernyataan resminya, Minggu 25 Februari 2024.

Menurut Daryono, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Surade dengan skala intensitas IV MMI. 

Baca juga: Tak Hanya Lapor ke Polisi, Korban Pelecehan Seksual juga Surati Kemendikbud dan Komnas Perempuan

Baca juga: Diikuti Ribuan Peserta, Aqua Turut Meriahkan Acara Run For Palestine

Dengan skala intensitas tersebut, pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderit dan dinding berbunyi. 

Sementara di daerah Pelabuhan Ratu, Bayah, Malimping, Garut dengan skala intensitas III MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah. terasa getaran seakan akan truk berlalu. 

Di daerah Bandung, Cilacap, Panimbang dan Cigeulis gempa tersebut dirasakan dengan skala intensitas II-III MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Sedangkan di daerah Serang dan Lembang gempa tersebut terasa dengan skala intensitas II MMI. 

Dengan skala intensitas II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.  

Baca juga: Ini Kronologi Pelecehan Seksual Rektor Universitas Pancasila, Ada 2 Korban, Lapor Juga ke Bareskrim

Baca juga: Usai Terjadi Kasus Tahanan Kabur, Kapolsek dan Wakapolsek Tanah Abang Dicopot dari Jabatannya

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
 
Hingga pukul 20.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
 
"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," kata Daryono.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved