Judi Online
Kapolda Metro Minta Data ke PPATK, Cek Anak Buahnya Ada yang Lindungi dan Main Judol atau Tidak?
Sebab, kata Karyoto, sesuai data yang dirillis oleh PPATK, ada sekira 400 ribuan aparatur yang terlibat judi online.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM, SEMANGGI ---Pihak Polda Metro Jaya juga membenahi institusinya dari praktik judi online.
Bahkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto berjanji akan meminta data ke Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) terkait jumlah anak buahnya yang bermain judi online.
Selain itu, ia juga akan mendalami apakah ada anak buahnya yang terlibat dalam membekingi bandar judi online.
Sebab, kata Karyoto, sesuai data yang dirillis oleh PPATK, ada sekira 400 ribuan aparatur yang terlibat judi online.
BERITA VIDEO : FANTASTIS! MENILIK GAYA HIDUP OKNUM KEMENTERIAN KOMDIGI BEKINGI JUDI ONLINE
"Kami mencoba meminta data dari kementerian yang lainnya apakah ada efek ini atau bagaimana, Kami akan tanya," kata Karyoto di BPMJ, Senin (25/11/2024).
Menurut Karyoto, pihaknya terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap aksi judi online di wilayah hukumnya.
Bahkan, kata Karyoto,jika sistem Judol tersentral di Komdigi, ketika ada web tentang atau situs itu maka bisa terblokir dengan baik.
"Yang jelas kemampuannya di Indonesia ini akan berhenti. Dan juga kita harus adakan kesadaran dari perbankan. Perbankan, OJK, dan PPATk yang bisa mendeteksi uang masuk dalam jumlah yang bervariasi," tuturnya.
Baca juga: Polisi Sita Barang Bukti Judi Online Senilai Rp 167 Miliar, Ada Puluhan Mobil Mewah dan Motor Harley
Ia pun berharap perbankan bisa diajak kerjasama dalam mendeteksi transaksi keuangan ke situs judi online agar bisa ditindak secara hukum.
Ia juga meminta kepada jajaran Polres, Polsek dan tingkat di Polda Metro Jaya agar memantau anak buahnya supaya tak tercandu judi online.
"Mudah-mudahan perbankan juga bisa berkolaborasi dengan PpATK ketika ada yang dikira-kira mencurigakan langsung di blok.
Kalau sudah terkopi, upaya kepentingan kita, masing-masing kepala satuan dari perbankan, saya kemudian direktur, kasubdit, mulai dari Kapolres, kasat dan lain-lain, untuk standar biasa mengecek," tegas Karyoto.
Menurut Karyoto, judi online merupakan penyakit masyarakat yang harus segera diselesaikan secara bersama-sama.
Ia pun menyatakan, setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu menyampaikan imbauan ke masyarakat untuk menghindari judi online.
"Perlu kita sampaikan rekening yg kita blokir atas nama orang banyak. Jadi daftarnya itu bisa banyak sekali. Sehingga untuk mengetahui pemilik rekening tersebut sangat banyak. Kami melakukan infentarisir itu melalui web judi itu kita infentarisir satu per satu kita ajukan pemblokiran," imbuhnya.
| Warga Bekasi Masuk Zona Merah Judi Online DPRD, ini Daftar 10 Kecamatan Terdampak |
|
|---|
| Komdigi Klaim Telah Blokir 23.929 Rekening Judi Online, Masyarakat Diajak Aktif Melapor |
|
|---|
| Pamer Penangkapan Komplotan Penipu Bandar Judi Online, Polda DIY Ditertawakan Warganet |
|
|---|
| Pramono Ingatkan ASN Jakarta! Main Judi Online, Ancam Tak Naik Jabatan |
|
|---|
| Pernah Berangkatkan Umrah 47 Orang dari Duit Judol, Rajo Emirsyah Dituntut 15 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Polda-Metro-beberkan-barang-bukti-kasus-judi-online.jpg)