Berita Karawang
Viral, Siswi SMP Saling Adu Jotos di Karawang
Aksi perkelahian itu terjadi di Jalan Totoang Trindil perbatasan Desa Karangmakmur Kecamatan Batujaya dan Kecamatan Tirtajaya.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI — Sebuah video perkelahian siswi SMP di wilayah perbatasan Tirtajaya dan Batujaya Kabupaten Karawang viral di media sosial.
Dalam video itu, terlihat ada enam siswi terlibat perkelahian. Mereka saling adu jotos, ada yang jatuh ke jalan hingga terperosok ke sawah.
Sedangkan, ada sejumlah teman-teman yang berada di lokasi baik perempuan dan laki-laki menonton serta merekam aksi keempat siswi tersebut yang saling berkelahi.
Kasi Humas Polres Karawang Ipda Solikhin membenarkan peristiwa tersebut.
"Iya kejadian itu Kamis (16/1/2025) dan sudah ditelusuri," katanya saat dikonfirmasi pada Senin, 20 Januari 2025.
Menurutnya, aksi perkelahian itu terjadi di Jalan Totoang Trindil perbatasan Desa Karangmakmur Kecamatan Batujaya dan Kecamatan Tirtajaya.
Baca juga: Pemkab Bekasi Ambil Alih Fasos Fasum yang Ditinggalkan Pengembang
Baca juga: Shin Tae Yong Jadi Cameo di Film Ghost Soccer: Bola Mati, Tampil Semangati Tim Sepakbola Kampung
Persoalan itu juga sudah ditangani Muspika Batujaya dan Tirtajaya.
"Sudah mendapat perhatian serius dari Muspika dan Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Pendas) Kabupaten Karawang, Yanto, menjelaskan, insiden tersebut terjadi di jalan Karyamakmur Batujaya menuju Medankarya, Kecamatan Tirtajaya.
Insiden itu melibatkan siswi dari tiga sekolah, yaitu SMPN 1 Tirtajaya, SMPN Satap Tirtajaya, dan SMP Pelita Nusantara Kecamatan Batujaya.
"Semua siswi terlibat itu sudah kita panggil dua hari lalu. Kepela sekolah, perangkat desa, termasuk dengan orangtuanya," kata Yanto.
Baca juga: Harga Emas Batangan Antam di Bekasi, Senin Ini Turun Rp 2.000 Per Gram, Simak Rinciannya
Baca juga: Bawa Celurit, Delapan Remaja Diduga Hendak Tawuran, Ditangkap Polisi
Saat pertemuan itu, semua pihak menandatangani surat pernyataan bersama untuk memastikan insiden serupa tidak terulang.
Pihaknya bersama Muspika juga mengimbau agar komunikasi antara orang tua, sekolah, dan siswa terus diperkuat demi menciptakan lingkungan yang lebih harmonis.
"Kejadian ini diharapkan menjadi momentum bagi semua pihak untuk meningkatkan pengawasan dan kerja sama dalam menjaga kedisiplinan generasi muda," tandasnya.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp.
| Narkoba Dibungkus Kondom, Modus Baru di Lapas Karawang Digagalkan |
|
|---|
| Pabrik Kulkas Terbesar di Indonesia Resmi Beroperasi di Karawang, Serap Ribuan Tenaga Kerja Baru |
|
|---|
| BTN Dukung Kejari Karawang Usut Dugaan KPR Fiktif oleh Pengembang |
|
|---|
| Cafe Balandongan Raja Kami Karawang, Bernuansa Budaya Sunda hingga Hadirkan Jamu Modern |
|
|---|
| Bobotoh Karawang Dilarang Konvoi Saat Laga Panas PSM Makassar Vs Persib Bandung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/tawuran-20-Jan.jpg)