Selasa, 28 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Bekasi

Kronologi Penyangga Tower Provider di Bekasi Ambruk, Timbulkan Getaran Serupa Gempa

Ketika dilakukan pengecekan, Ira melihat beton berbahan coran untuk penyangga tower yang tengah dibangun di depan rumahnya ambruk.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rendy Rutama Putra
Beton tower provider ambruk di Jalan Mista Raya, Kavling Bumi Indah Sejahtera, RT 08 RW 05, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi pada Senin, 27 Januari 2025. 

TRIBUNBEKASI.COM, TAMBUN UTARA — Detik-detik ambruknya beton penyangga tower provider di Jalan Mista Raya, Kavling Bumi Indah Sejahtera, RT 08 RW 05, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi terungkap.

Seorang warga bernama Ira (44) mengatakan kejadian itu bermula saat dirinya tengah mencuci baju di belakang rumah sekira pukul 10.00 WIB.

Kemudian dia merasakan terjadi getaran serupa gempa bumi dari depan rumahnya.

Guna memastikan kejadian tersebut, dirinya langsung mengecek sumber getaran tersebut.

Ketika dilakukan pengecekan, rupanya terlihat beton berbahan coran untuk penyangga tower yang tengah dibangun di depan rumahnya ambruk.

"Jadi tiba-tiba aja itu ambruk, dengar suara kayak gempa," kata Ira saat ditemui di lokasi, Senin, 27 Januari 2025.

Baca juga: Antrean Kendaraan Capai Kilometer 42 Tol Jagorawi, Jalur ke Puncak Ditutup

Baca juga: Masih Ada Sekolah Berani Tahan Ijazah Siswa yang Lulus? DPRD Karawang Tegaskan Bakal Panggil Kepsek

Ira menjelaskan usai mengetahui sumber getaran tersebut, dirinya langsung mencari anak-anaknya yang saat itu tengah bermain tidak jauh dari lokasi kejadian.

Saat berupaya mencari anaknya, ia mengaku mendengar suara serupa jeritan kesakitan dari sejumlah pekerja pembangunan tower.

"Suaranya kedengaran pekerja pada jerit-jeritan (kesakitan) di atas (lantai dua lokasi Tower)," jelasnya.

Usai mendapati sumber suara, Ira menuturkan sejumlah warga langsung mendekati lokasi guna mengetahui peristiwa tersebut.

Selanjutnya seorang warga melaporkan peristiwa tersebut ke pihak Damkar Kabupaten Bekasi. 

Sekira pukul 11.00 WIB, petugas Damkar Kabupaten Bekasi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk berupaya mengevakuasi karena informasi adanya korban.

Baca juga: Ada 86 Ekor Hewan Terternak di Bekasi Terjangkit PMK, 3 Ekor Mati dan 10 Ekor Terpaksa Dipotong

Baca juga: Turun Rp 2.000 Per Gram, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Senin Ini Tinggal Segini, Cek Detailnya

Sebagai informasi, proses evakuasi terhadap satu orang pekerja tower provider yang tewas tertimpa beton ambruk berlangsung rumit.

Danru Ton 3 Damkar Kabupaten Bekasi, Adhi Nugroho mengatakan penyebab petugas gabungan dari Basarnas, dan Damkar Kabupaten Bekasi kesulitan lantaran kondisi tower dengan tinggi lebih kurang 25 meter mengalami kemiringan akibat ambruknya penyangga beton.

Jika petugas tidak memperhatikan secara rinci proses evakuasi korban yang meninggal dunia akan memungkinkan membuat tower ambruk hingga menimpa rumah warga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved