Kamis, 11 Juni 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Jadi Tersangka Kasus Asusila dan Pencabulan, Eks Kapolres Ngada Teriak, "Saya Sayang Indonesia!" 

Mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, telah berstatus tersangka kasus asusila terhadap anak di bawah umur

Tayang:
Penulis: | Editor: Ign Prayoga
Tribunnews.com/Reynas
AKBP FAJAR TERSANGKA - Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja sudah berstatus tersangka dan mengenakan baju tahanan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (13/3/2025).  

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, telah berstatus tersangka kasus asusila dan kasus narkotika.

Fajar dihadirkan pada jumpa pers di Mabes Polri di Jakarta, Kamis (13/3/2025). Pada kesempatan itu, Fajar diborgol dan mengenakan baju tahanan warna oranye.

AKBP Fajar ditampilkan kehadapan awak media saat konferensi pers penanganan kasus yang menjeratnya terkait asusila dan narkoba.

Tak sampai lima menit, yang bersangkutan kembali digiring ke rumah tahanan Bareskrim Polri.

Saat berjalan keluar ruang konferensi pers, AKBP Fajar melontarkan tiga kata.

"Saya sayang Indonesia!" ucapnya.

Diketahui AKBP Fajar ditetapkan sebagai tersangka kasus asusila dan narkoba.

Hal itu disampaikan Karowabprof Divpropam Polri Brigjen Pol Agus Wijayanto di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/3/2025).

"Sampai kita gelar perkara ini masuk kategori berat sehingga statusnya sudah menjadi tersangka dan ditahan di Propam Polri," ucapnya.

Pada Senin (17/3/2025)  pekan depan, tersangka AKBP Fajar akan menjalani sidang kode etik Polri (KKEP).

Agus menuturkan yang bersangkutan ditahan di penempatan khusus (patsus).

"Pengamanan dilakukan sejak tanggal 24 Februari hingg hari ini sehingga sudah tiga minggu, kami (Propam Polri) tidak pernah pandang bulu," tambahnya.

Sebelumnya, AKBP Fajar dimutasi sebagai Pamen Yanma Polri.

Hal itu tertuang dalam enam surat telegram (ST) yang diterbitkan pada 12 Maret 2025. 

Mutasi AKBP Fajar Widyadharma buntut dari kasus narkoba dan asusila yang menjeratnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved