Berita Bekasi
Tawuran Antarkelompok di Bekasi Tewaskan Satu Orang, Polisi Tangkap 3 Pelaku
Kapolsek Jatiasih, AKP Marganda Siahaan mengatakan sementara ini baru ada tiga orang pelaku yang ditangkap.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM, JATIASIH — Aparat kepolisian dari Unit Jatanras Polres Metro Bekasi Kota berhasil menangkap beberapa pelaku tawuran antarkelompok yang terjadi di Jalan Raya Kodau, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.
Tawuran antarkelompok yang terjadi pada Rabu (25/6/2025) sekira pukul 03.30 WIB menyebabkan seorang diantaranya meninggal dunia.
Kapolsek Jatiasih, AKP Marganda Siahaan mengatakan sementara ini baru ada tiga orang pelaku yang ditangkap.
"Sudah ada yang kami tangkap, saat ini masih tiga, sisanya masih dalam pengejaran," kata AKP Marganda Siahaan saat dikonfirmasi, Rabu (25/6/2025).
AKP Marganda Siahaan menyebutkan bahwa tawuran antarkelompok itu mengakibatkan satu orang tewas berinisial FF (23).
Dua kelompok yang terlibat tawuran itu adalah Serigala Pondok Gede melawan Gank Rawa Bogo.
Baca juga: Israel Dinilai Pengecut, Tak Sanggup Perang Jangka Panjang dan Minta Bantu AS
Baca juga: Buntut Demo Ricuh di Kemenpora, 1 Polisi Luka Bakar, 20 Mahasiswa Diamankan, 6 Orang jadi Tersangka
Sebelum tawuran, mereka rupanya sudah sepakat atau berjanji merencanakannya melalui media sosial (Medsos) instagram.
"Jadi awalnya itu, kronologinya anatara grup Serigala Pondok Gede lawan Gank Rawa Bogo Jatimekar, mereka saling undangan di instagram," tegasnya.
AKP Marganda Siahaan menjelaskan usai sepakat melakukan tawuran, kedua kelompok bertemu di lokasi kejadian sekira pukul 03.30 WIB.
Kemudian tawuran pecah hingga membuat FF tewas sebelum mendapatkan perawatan medis.
"Setelah setuju (tawuran), jam 03.40 WIB pagi tadi langsung ke TKP, korbannya atas nama FF," jelasnya.
AKP Marganda Siahaan menuturkan FF tewas usai mengalami luka bacokan di perut, kening bagian kanan dan luka bacok di kedua kakinya.
Baca juga: Disperkimtan Optimalkan Aplikasi SIPATUH untuk Atasi Kawasan Kumuh di Kabupaten Bekasi
Baca juga: Tawuran Antarkelompok di Bekasi Akibatkan Satu Orang Tewas, Polisi Buru Para Pelakunya
Usai kejadian, keluarga FF telah membuat laporan ke Polres Metro Bekasi Kota.
Sementara jasad FF dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk keperluan otopsi.
"Kami sudah dorong untuk dilakukan otopsi di rumah sakit polri, jadi untuk keluarganya membuat laporan di polres bekasi kota," tuturnya.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp.
Aspal Plastik untuk Pengaspalan Jalan Pernah Dicoba di Deltamas dan Jababeka, Ini Keunggulannya |
![]() |
---|
Penantian 20 Tahun, Umat Katolik Cikarang Terharu Bupati Bekasi Resmikan Gereja Paroki Ibu Teresa |
![]() |
---|
KPU Kabupaten Bekasi Gelar FGD Soal Penerapan E-Voting di Pemilu dan Pilkada 2029 |
![]() |
---|
Wujudkan Destinasi Wisata Air dan Kuliner di Kalimalang, 13 Jembatan Bakal Didesain Ulang |
![]() |
---|
Pengurus Baru Dilantik, NasDem Kabupaten Bekasi Targetkan Raih 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.