Berita Pendidikan
Wujudkan Kampus Global, Unsika Ikuti Proses Akreditasi Internasional
Sebanyak 24 program studi Unsika akan dinilai oleh asesor dari ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute).
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) mengikuti proses akreditasi internasional untuk wujudkan kampus global.
Unsika menjadi perguruan tinggi negeri kebanggaan Karawang pertama yang mengikuti proses akreditasi internasional.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 24 program studi Unsika akan dinilai oleh asesor dari ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute), lembaga akreditasi terkemuka asal Jerman.
Proses visitasi berlangsung 6–11 Juli 2025, dan disebut-sebut sebagai salah satu upaya paling strategis Unsika dalam menembus kancah global.
Rektor Unsika, Prof. Dr. H. Ade Maman Suherman, mengungkapkan bahwa Unsika menjadi kampus pertama di Karawang dan kedua di Indonesia yang diaudit oleh ACQUIN setelah Universitas Bengkulu.
“Kalau hasilnya baik, Unsika akan menyandang status sebagai Universitas Terakreditasi Internasional. Ini akan memperkuat posisi Unsika di kancah internasional,” kata Ade kepada awak media pada Senin (7/7/2025).
Baca juga: Senin Ini, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Dibanderol Turun Rp 7.000 per Gram, Simak Detailnya
Baca juga: Telan Anggaran Rp 15 Miliar, Revitalisasi Tahap Dua Stadion Singaperbangsa Karawang Dimulai
Ade melanjutkan, pihaknya juga memperluas jejaring internasional dengan universitas-universitas luar negeri, melalui pertukaran dosen dan mahasiswa, serta membuka peluang kerja bagi lulusan Unsika di luar negeri.
Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Unsika, Winarno menyebutkan, iji bukan sekadar administratif, tapi menyangkut kesiapan total institusi, mulai dari sarana, tata kelola fakultas, akses untuk difabel, hingga sistem mitigasi bencana.
Menurut Winarno, persiapan telah dilakukan selama setahun terakhir dan kini mencapai 100 persen. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran kampus telah bersiap menjawab setiap pertanyaan dan tuntutan asesor internasional.
Sementara itu, Kepala UPT Bahasa Unsika, Dr. Fikri Asih Wigati, M.Pd, yang juga mendampingi asesor, menambahkan bahwa akreditasi ini akan membawa dampak luas bagi semua pihak di kampus.
Sebab, yang dinilai bukan hanya kampusnya, akan tetapi juga kualitas manajemen, dosen, mahasiswa, hingga alumni.
Akreditasi ini juga membuka jalan menuju kurikulum berstandar internasional, peningkatan fasilitas, serta peluang masuknya mahasiswa asing ke Unsika.
Baca juga: BREAKING NEWS: Anak Pemulung Bekasi Curhat Tak Diterima di SMP Negeri, Wali Kota Klarifikasi
Baca juga: Bayi Laki-laki Diduga Baru Lahir Ditemukan Tanpa Pakaian di Aspal Jalan Duren Jaya Bekasi
"Internasionalisasi ini penting untuk memastikan lulusan Unsika siap bersaing secara global,” ungkapnya.
Plt. Asisten Daerah (Asda) I Karawang, Ridwan Salam, menyebut langkah Unsika sebagai gerbang baru pendidikan global di Karawang.
“Kami sangat mendukung. Unsika kini jadi jembatan anak-anak Karawang menuju pendidikan berstandar internasional. Ke depan, banyak agenda pemerintah daerah yang bisa disinergikan dengan Unsika,” ujarnya.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp.
| Disdik Jabar Dorong SMK Miliki Training Center Mobil Listrik |
|
|---|
| Unsika Wisuda 1.571 Mahasiswa, Rektor Sampaikan 7 Kunci Sukses Kehidupan |
|
|---|
| Dari Toraja ke Jakarta, Thalia Kini Resmi Jadi Dokter dan Siap Pulang Mengabdi ke Papua |
|
|---|
| Rektor UI Heri Hermansyah Bongkar Fakta Persaingan Masuk S1, Lebih Ketat dari S2 |
|
|---|
| Di Forum AICIS 2025, Siswa MAN Insan Cendikia Pekalongan Ajak Publik Menjaga Bumi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Unsika-7-Jul.jpg)