Berita Karawang

Tahun Ajaran Baru, Pemkab Karawang Berlakukan Jam Masuk Sekolah Pukul 06.30 WIB

Kabupaten Karawang turut mengadopsi kebijakan jam sekolah pukul 06.30 tersebut sebagai bagian dari upaya menyelaraskan kebijakan pendidikan

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
JAM MASUK SEKOLAH --- Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Karawang telah menggelar pembelajar tatap muka (PTM) terbatas. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang akan menerapkan jam masuk sekolah pukul 06.30 pagi mulai tahun ajaran baru pada Senin 14 Juli 2025. 

Menurut Atip Latipulhayat, jangan sampai kebijakan jam masuk sekolah pukul 06.00 yang dibuat justru lebih banyak hal buruk ketimbang baiknya.

Ia pun menyarankan kepada Dedi Mulyadi, agar kebijakan masuk sekolah pukul 6.00 WIB, dilakukan sebagai uji coba terlebih dulu.

"Ya sebetulnya kita tuh memberikan kesempatan untuk setiap pemerintah daerah membuat exercise. Tetapi, kalau ingin menerapkan itu secara lebih luas, sebaiknya dilakukan evaluasi berkala," tutur Atip di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/6/2025).

Seperti diketahui, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat, menanggapi perihal rencana Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akan menerapkan masuk sekolah pada pukul 06.00 WIB.

Menurut dia, rencana tersebut harus dikaji terlebih dahulu.

"Belum itu, nanti ya, mau (salat) istikharah dulu gitu," kata Atip. 

Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengingatkan agar Dedi kembali menimbang dampak baik maupun buruk terkait kebijakan yang diterapkan di Jawa Barat.

Sebelumnya, lewat akun Instagramnya, Dedi mengaku menerapkan kebijakan tersebut, sebab saat menjabat sebagai Bupati Purwakarta, ia telah melakukan hal serupa.

Menurutnya, kebijakan tersebut efektif dan dianggap berhasil kala itu.

"Enggak apa-apa jam belajarnya jam 6.00 pagi, tapi hari Sabtu libur. Setuju enggak?" ujar Dedi dalam video di Instagramnya, Kamis (29/5/2025).

Selain itu, dengan adanya kebijakan masuk sekolah pagi, Dedi berharap bisa menciptakan kebiasaan hidup disiplin dan mengurangi potensi kenakalan remaja.

(Sumber : TribunBekasi.com/maz/Tribunnews.com)

 


 
 
 
 
 
 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved