Sabtu, 6 Juni 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Viral 7 Pemain Panjak Odong-odong Tersengat Listrik di Cikarang Utara, 3 Dikabarkan Tewas

Sebuah video sejumlah pemain panjak odong-odong dalam sebuah hajatan khitanan di Kampung Cibeureum RT 03 RW 03, Desa Mekarmukti

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Joseph Wesly
Dok Pribadi/Tribun Bekasi/Dok Warga
TEWAS TERSENGAT LISTRIK- Video panjak odong-odong tersengat listrik viral di media sosial. Kejadian itu di wilayah Kampung Cibeureum desa mekarmukti, kecamatan Cikarang Utara, Selasa (2/6/2026). Sebanyak 3 orang tewas dan 4 kritis. (Istimewa/ Tribun Bekasi). 

Ringkasan Berita:
  • Tujuh pemain odong-odong tersengat listrik saat hajatan di Cikarang Utara, Bekasi, Selasa (2/6/2026).
  • Kejadian terjadi saat kabel listrik rendah diangkat agar kendaraan bisa lewat, namun terjadi sengatan berantai.
  • Tiga orang meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka/pingsan, polisi masih menyelidiki.

 

Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI- Sebuah video sejumlah pemain panjak odong-odong dalam sebuah hajatan khitanan di Kampung Cibeureum RT 03 RW 03, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi tesengat listik pada Selasa (2/6/2026).

Sebanyak tujuh pemain panjak odong-odong dari yang diketahui dari alan Grup Dewa Tarompet asal Ciwera Gambarsari Pagaden Kabupaten Subang diduga tersengat listrik.

Tiga pemain diantaranya meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka akibat tersengat aliran listrik.

Satlinmas Desa Mekarmukti, Pitung (70), membenarkan hal tersebut. Ia menerangkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat rombongan kesenian odong-odong yang berasal dari Subang kembali melanjutkan perjalanan usai beristirahat setelah waktu Ashar.

Insiden bermula ketika kendaraan odong-odong melintas di bawah kabel listrik yang posisinya cukup rendah.

Sejumlah pemain, kata Pitung kemudian berusaha mengangkat kabel agar kendaraan dapat melintas.

"Awalnya habis istirahat, terus jalan lagi. Pas maju, ketemu kabel. Ada yang ngangkat kabel supaya bisa lewat," ujar Pitung ketika dikonfirmasi pada Selasa (2/6/2026).

Akan tetapi nahas, salah seorang pemain diduga menyentuh kabel bertegangan sehingga tersengat listrik. Aliran listrik kemudian merambat ke pemain lain yang berada di dekatnya.

"Awalnya satu orang yang kena. Begitu kesetrum, merambet ke yang lain. Yang ngangkat kabel itu langsung kena, terus yang megang atau dekat dia ikut kesetrum," katanya.

Akibat kejadian tersebut, tujuh orang pemain odong-odong menjadi korban. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan empat lainnya mengalami pingsan dan segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan menggunakan ambulans desa.

"Tadi ada tujuh orang korban. Satu sudah jadi korban (meninggal) di lokasi. Dua (meninggal) di Puskesmas, yang lainnya pingsan," ungkapnya.

Pitung menuturkan seluruh korban merupakan kru atau pemain odong-odong. Tidak ada warga sekitar maupun tamu hajatan yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

"Korban semuanya pemain odong-odong, dari grup kesenian itu. Warga tidak ada yang kena," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved