Universitas Singaperbangsa
Dulu Sering Berantem, Kini Mahasiswi Unsika Ini Koleksi 10 Medali Muay Thai
Mahasiswi Unsika, Dilla, ubah kebiasaan berantem jadi prestasi. Kini ia koleksi 10 medali Muay Thai hingga juara di Malaysia.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Mohamad Yusuf
Dilla tak menampik, lawan terberatnya datang dari Australia. “Secara teknik saya menang, tapi mereka lebih kuat secara fisik. Jadi itu yang sekarang saya perbaiki,” ungkapnya.
Persiapan menuju pertandingan selalu intensif. Selama satu bulan penuh, ia berlatih enam kali seminggu untuk membentuk ketahanan fisik dan teknik serangan.
Perjalanan Dilla dari anak yang gemar berantem menjadi atlet Muay Thai nasional menjadi bukti bahwa energi dan kemauan bisa berubah menjadi prestasi jika diarahkan dengan benar. Kini, ia tengah bersiap mengikuti Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK PORPROV).
“Target saya bisa bawa nama Karawang dan Indonesia lagi. Saya ingin buktiin, cewek juga bisa berprestasi di dunia bela diri,” ujarnya penuh semangat.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Urmadhilla-Dwi-Rahmawan-mahasiswi-Unsika-usai-menjuarai-kejuaraan-Muay-Thai-F3-Strike.jpg)