Senin, 18 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Karawang

Setahun Memimpin Karawang, Aep: Bukan Manusia Sempurna tapi Berusaha Lebih Baik Jalankan Amanah

Bupati Karawang dan Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh dan Maslani genap setahun memimpin

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Joseph Wesly
Diskominfo Karawang/TribunBekasi
SETAHUN BUPATI AEP- Bupati Karawang dan Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh dan Maslani genap setahun memimpin. Meski baru setahun jadi bupati, Aep sudah menerima Setya Lencana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di acara Panen Raya yang dilaksanakan di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Rabu (7/1/2026). 

Pada tahun 2025, sambung dia, pihaknya mengalokasikan anggaran untuk UHC Rp 220 miliar.

Di 2026 ini, Pemkab Karawang menganggarkan Rp 290 miliar untuk UHC, tanpa dipengaruhi pengurangan TKD.

"Alhamdulillah masyarakat sudah bisa menilai tentang infrastruktur pendidikan, dan kesehatan yang mulai terlihat dan terdampak," terang Aep.

Aep melanjutkan, guna meningkatkan roda perekonomian masyarakat, ada sejumlah ruas jalan dan jembatan yang ditingkatkan dan dibangun di tahun 2025.

Ruas jalan tersebut tentunya yang menjadi tanggungjawab kabupaten, seperti ruas Johar-Krasak, Krasak-Cikalong, Tanjungpura-Rengasdengklok, dan ruas jalan lainnya.

Selain jalan, Pemkab Karawang telah merampungkan pembangunan Jembatan Ciselang yang merupakan penghubung area persawahan ke wilayah perkotaan.

Dengan rampungnya jabatan itu, distribusi hasil pertanian akan lebih cepat, sehingga mampu meningkatkan harga produk pertanian tersebut.

Untuk mengurai kemacetan di wilayah kota, Aep menyebutkan telah meresmikan penggunaan underpass Gorowong yang menghubungkan Jalan Surtokunto ke Telukjambe untuk menuju ke kawasan industri, sehingga para pekerja tidak terjebak macet lagi saat pergi dan pulang bekerja.

Masih di wilayah perkotaan, di tahun pertama kepemimpinan Aep, sejumlah infrastruktur berhasil diselesaikan di antaranya peningkatan Jalan Tuparev menjadi lebih estetik, pembenahan Stadion Singaperbangsa dan GOR panatayudha hinga lebih representatif, hingga ke penataan ruang terbuka hijau.

Khusus di sektor pertanian, Pemkab Karawang menerapkan berbagai kebijakan yang pro petani.

Di antaranya pembebaskan petani dari beban PBB yang lahan sawahnya tidak lebih dari 3 hektare.

Kemudian, lanjut Aep, Pemkab juga mengalokasikan anggaran untuk membayar premi asuransi pertanian.

"Para petani yang mengalami puso alias gagal panen akibat bencana atau hama bisa mendapatkan ganti rugi melalui asuransi ini," katanya.

Tak hanya itu, di tahun 2025 Pemkab Karawang menyiapkan anggaran Rp 25 miliar khusus untuk beasiswa para anak petani kurang mampu agar bisa meraih gelar sarjana pertanian.

Supaya merata beasiswa itu diberikan kepada satu anak petani dari tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved